Prabowo Sudah 4 Kali Bolak-balik Prancis Sejak Jabat Presiden RI, Demi Apa?

PORTALUTAMA.NET, PARIS — Presiden Prabowo Subianto sudah melakukan kunjungan kenegaraan yang keempat kalinya ke Prancis sejak menjabat orang nomor satu Indonesia pada 19 bulan lalu.
Terkini, Ketua Umum Partai Gerindra itu merayakan Idul Adha 1447 H bersama diaspora Indonesia di Paris, sehari setelah tiba untuk kunjungan kenegaraan ke Prancis pada 26 Mei 2026.
Salat Idul Adha berlangsung di Wisma Indonesia, gedung Kedutaan Besar RI. Prabowo tampak berada di saf pertama, diapit Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Dubes RI untuk Prancis Mohamad Oemar. Putranya, Didit Hediprasetyo, juga hadir.
Selepas salat, Prabowo bersalaman dengan jemaah dan melanjutkan ramah tamah serta makan bersama.
Empat Kali ke Prancis, Selalu Bertemu Macron
1. Juli 2025 – Tamu kehormatan Bastille Day
Prabowo pertama kali ke Paris sebagai tamu kehormatan Parade Militer Bastille Day di Place de la Concorde.
2. Januari 2026 – Singgah 5 jam
Setelah kunjungan dari Inggris dan Swiss, Prabowo singgah singkat di Paris untuk berdiskusi dengan Presiden Emmanuel Macron soal isu global.
3. April 2026 – Pertemuan bilateral
Prabowo kembali bertemu Macron di Paris. Ia tiba di Bandara Orly dan disambut Menteri Tenaga Kerja dan Solidaritas Prancis Jean-Pierre Farandou.
4. 26 Mei 2026 – Kunjungan kenegaraan
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyebut agenda ini sudah direncanakan sejak tahun lalu dan sempat beberapa kali dijadwal ulang.
“Hubungan Super Strategis” dan Alasan Sering ke Paris
Teddy mengatakan lawatan ini bertujuan memperkuat hubungan bilateral. Menurutnya, Indonesia dan Prancis memiliki kerja sama super strategis yang saling melengkapi.
“State visit ini diharapkan makin memperkuat posisi Indonesia di Eropa, khususnya di Prancis,” ujarnya melalui siaran pers pihak Istana.
Ia menilai Indonesia adalah gerbang utama Eropa ke Asia, sementara Prancis menjadi gerbang penting Asia menuju Eropa.
Juru bicara Gerindra Bahtra Banong menyebut kunjungan ini murni tugas negara. Ia meminta publik tidak mempersoalkan waktu kunjungan yang bertepatan dengan Idul Adha.
“Kesediaan Presiden Prabowo ke luar negeri di momen hari raya membuktikan kepentingan bangsa dan rakyat Indonesia berada di atas segala-galanya. Ini bentuk pengabdian seorang kepala negara,” kata Bahtra. (bs-sam/fajar)
Source link
