News

Viral Guru Ngaji di Deli Serdang Berani Melawan Intimidasi Pengedar Narkoba, Sempat Minta Tolong ke Prabowo



PORTALUTAMA.NET, DELI SERDANG — Keberanian seorang guru ngaji bernama Halimah Tusadiyah melawan peredaran narkoba di kampungnya mendadak menjadi perhatian publik.

Perempuan itu diketahui mengajar di Rumah Tahfiz Al-Qur’an Ar-Rahmah, Desa Rantau Panjang, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Ia nekat bersuara lantang karena resah dengan maraknya transaksi narkoba di sekitar lingkungan tempat tinggalnya.

Dalam video tersebut, ia tampak menyampaikan keresahan sekaligus meminta perhatian pemerintah terhadap kondisi kampungnya yang disebut sudah darurat narkoba.

Larang Bandar Beraktivitas di Dekat Rumah Tahfiz

Dalam rekaman video yang beredar, Halimah secara tegas melarang para pelaku narkoba beraktivitas di sekitar rumah tahfiz tempat ia mengajar anak-anak mengaji.

Ia mengaku khawatir peredaran narkoba dapat merusak masa depan para muridnya.

Keberanian Halimah pun menuai simpati luas dari masyarakat di media sosial.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Satresnarkoba Polresta Deli Serdang langsung turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan.

Hasilnya, dua pria yang diduga terlibat dalam peredaran narkoba berhasil diamankan.

Keduanya diketahui berinisial AA dan AS. Penangkapan dilakukan pada Selasa (12/5) sekitar pukul 17.30 WIB.

Halimah Mengaku Dapat Intimidasi

Namun setelah penangkapan berlangsung, Halimah mengaku mendapat tekanan dari pihak keluarga pelaku. Rumahnya disebut sempat dirusak hingga dilempari.

Dalam video lainnya yang turut beredar di media sosial, Halimah bahkan sempat meminta pertolongan kepada Presiden RI, Prabowo Subianto.

Pihak kepolisian kemudian turun tangan untuk meredam situasi sekaligus memberikan pengamanan kepada Halimah.

Kasi Humas Polresta Deli Serdang, Iptu JM Gabe Napitupulu, membenarkan adanya intimidasi tersebut.

“Kemarin itu pertama sudah diamankan pelakunya. Kemudian dia (guru ngaji) kena intimidasi sama keluarga pelaku ini lah. Jadi langsung ke sana datang patroli untuk meredam semua,” kata Gabe dikutip fajar.co.id, Jumat 15 Mei 2026.

“Langsung hari itu diberi pengamanan dia (guru ngaji). Makanya datang polisi ke rumahnya karena sudah ribut-ribut di rumah itu, langsung kita beri pengamanan lah,” tambahnya.

Sebagai bentuk apresiasi, pihak kepolisian juga memberikan bantuan Al-Qur’an untuk rumah tahfiz tempat Halimah mengajar.

“Kita kasih juga Al-Qur’an sebagai apresiasi kita untuk anak-anak. Ucapan terima kasih kita juga sudah mau membantu Polri memberikan informasi,” ucap Gabe.

Halimah Berterima Kasih ke Polisi

Halimah sendiri mengapresiasi langkah cepat aparat kepolisian yang langsung merespons laporannya.

“Saya berterima kasih kepada kepolisian Deli Serdang, terkhusus Satresnarkoba Deli Serdang yang sudah cepat dan siap melakukan penangkapan di area rumah Tahfiz Al-Qur’an saya,” ujar Halimah dalam keterangannya yang beredar.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *