Kamrussamad Minta Prabowo Evaluasi Raja Juli, Andi Sinulingga: Makin Cepat Makin Baik

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mendapat sorotan setelah Partai Gerindra mendorong Presiden Prabowo Subianto mengevaluasi kinerjanya, terutama terkait penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Wacana evaluasi tersebut turut mendapat dukungan dari loyalis Anies Baswedan, Andi Sinulingga, yang berharap langkah pergantian dilakukan sesegera mungkin.
Juru Bicara Partai Gerindra, Kamrussamad, menilai evaluasi terhadap Menteri Kehutanan perlu dilakukan secara serius di tengah persoalan karhutla yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir.
“Memang kita perlu mengusulkan kepada Presiden untuk mengevaluasi secara sungguh-sungguh Menteri Kehutanan,” kata Kamrussamad dalam debat terbuka bertajuk 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Menakar Capaian, Tantangan, dan Arah Kebijakan Pemerintahan, dikutip Rabu (21/10/2026).
Dorongan tersebut mencakup kemungkinan pergantian Menteri Kehutanan dalam perombakan atau reshuffle kabinet. Namun, pernyataan itu masih berupa usulan evaluasi, bukan pengumuman resmi mengenai pergantian pejabat.
Andi Sinulingga Dukung Evaluasi Raja Juli
Pernyataan Kamrussamad mendapat respons dari Andi Sinulingga, yang dikenal sebagai loyalis Anies Baswedan. Ia menyatakan mendukung evaluasi terhadap Raja Juli Antoni dan berharap pergantian menteri tidak berlarut-larut.
“Makin cepat makin baik,” ungkap Andi Sinulingga.
Dukungan tersebut menambah sorotan politik terhadap posisi Raja Juli di tengah pembahasan mengenai kinerja pemerintah dalam menangani karhutla.
Meski demikian, belum ada kepastian mengenai keputusan Presiden Prabowo terkait kelanjutan jabatan Menteri Kehutanan. Usulan evaluasi dari partai maupun tokoh politik tidak dengan sendirinya berarti reshuffle akan segera dilakukan.
Raja Juli Akui Tak Ada Anggaran Khusus Karhutla
Sorotan terhadap Raja Juli juga berkaitan dengan pernyataannya mengenai anggaran penanganan kebakaran hutan dan lahan. Dalam potongan video rapat daring yang beredar di media sosial, ia menyebut tidak tersedia dana khusus untuk penanganan karhutla di sejumlah wilayah Indonesia.
“Sekali lagi, nggak ada dana khusus, Mbak,” kata Raja Juli dalam video tersebut.
Meski menyebut keterbatasan anggaran khusus, Raja Juli menegaskan pemerintah tetap akan mengupayakan pendanaan untuk mendukung pemadaman kebakaran. Sumber dana alternatif, menurut dia, akan dicari agar penanganan dapat terus berjalan.
“Tapi sekaligus, apa pun yang bisa kita lakukan untuk pemadaman ini, dana akan kita coba sediakan dari yang ada atau dari sumber-sumber lain yang tidak mengikat, namun juga tidak menimbulkan masalah di kemudian hari,” jelasnya.
Source link
