Naik ke Peringkat Tujuh Klasemen Moto3, Veda Ega Pratama Sangat Nikmati Balapan di Mandalika

PORTALUTAMA.NET,JAKARTA — Pembalap asal Indonesia yang berlaga di Moto3, Veda Ega Pratama menyampaikan apresiasi ke para pendukungnya di negara sendiri.
Bahkan, Veda Ega Pratama merasa terkesan dengan sambutan yang ia dapatkan dalam Pertamina Moto3 Mandalika Grand Prix of Indonesia 2026.
Veda Ega mengakhiri balapan di posisi keenam. Ini adalah pencapaian bagi pria asal Wonosari, Gunungkidul, Yogyakarta ini dalam delapan balapan terakhir musim ini.
Ini adalah kali pertama Veda finis di enam besar usai kecelakaan di Moto3 Belanda 2026. Usai Moto3 Belanda, pencapaian terbaik Veda adalah finis di peringkat kedelapan.
Tak Lepas dari Dukungan
Berhasil finish dan menempati posisi keenam, Veda Ega mengatakan ini tak lepas dari dukungan yang diberikan masyarakat Indonesia.
Ia bahkan mengaku tampil atau balapan langsung di hadapan masyarakat Indonesia adalah suatu pengalaman luar biasa yang dirasakannya.
“Balapan di sini (Mandalika), di hadapan para penggemar Indonesia, merupakan pengalaman yang luar biasa. Ini adalah salah satu balapan paling istimewa dalam karier saya.”
“Dan saya sangat menikmati dukungan dari penonton. Terima kasih kepada semua orang yang datang untuk mendukung saya dan tim,” ucap Veda dalam rilis resmi Honda Team Asia.
Fokus pembalap berusia 17 tahun ini beralih ke balapan berikut dengan harapan kembali bisa finish atau bahkan bisa naik podium.
Usai balapan yang berlangsung di sirkuit Mandalika, Veda akan bertolak ke Philip Island untuk Moto3 Australia 2026.
Ajang ini akan berlangsung pada 23-25 Oktober. Hasil impresif lainnya diburu Veda Ega di Australia.
“Sekarang kami akan menuju Australia, yang merupakan sirkuit yang benar-benar baru bagi saya,” jelasnya.
“Lintasan itu tampak sangat cepat dengan tikungan-tikungan yang mengalir,” tuturnya.
Posisi di Klasemen
Dengan keberhasil mencapai garis finish di posisi keenam di Moto3 Mandalika, Veda Ega Pratama berhasil naik posisi di klasemen sementara.
Finish di posisi keenam memberikan tambahan 10 poin bagi Veda, yang kini mengoleksi total 115 poin.
Pencapaian tersebut membuatnya naik satu tingkat ke peringkat ketujuh klasemen, menggeser pembalap Malaysia, Hakim Danish, yang turun ke posisi kesembilan dengan 107 poin.
Untuk posisi saat ini, Veda hanya terpaut delapan poin dari Valentin Perrone (Red Bull KTM Tech3) yang berada di posisi keenam.
Sementara itu, GP Indonesia menjadi momen bersejarah bagi Maximo Quiles. Pembalap dari CFMOTO Gaviota Aspar Team tersebut sukses mengunci gelar juara dunia Moto3 2026
Source link
