Raih Platinum ISDA 2026, PIK2 Perkuat Arah Pembangunan Berbasis SDGs

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Prinsip pembangunan berkelanjutan semakin menjadi bagian dari strategi pengembangan kawasan. PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk menempatkan pendekatan tersebut dalam program sosial yang menyentuh pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan lingkungan.
Komitmen itu mengantarkan PIK2 memperoleh Platinum Indonesian SDGs Awards (ISDA) 2026. Perusahaan juga meraih Silver Indonesian CSR Awards (ICA) 2026.
Tidak hanya pada tingkat program, jajaran direksi PIK2 mendapat Recognition of Outstanding SDGs Leadership sebagai apresiasi terhadap kepemimpinan dalam mendorong implementasi Sustainable Development Goals atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.
Ketiga penghargaan diserahkan dalam penganugerahan ICA dan ISDA 2026 di Binakarna Auditorium, Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Selasa, 29 September 2026.
Ajang yang diselenggarakan Corporate Forum for CSR Development (CFCD) tersebut memberikan apresiasi kepada perusahaan atas pelaksanaan tanggung jawab sosial sekaligus kontribusi terhadap pencapaian SDGs. Tahun ini, kegiatan tersebut diikuti 275 peserta.
ISDA secara khusus menilai kontribusi dunia usaha terhadap pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan, termasuk kepemimpinan perusahaan serta implementasi program pada pilar sosial, ekonomi, dan lingkungan.
Di PIK2, pendekatan tersebut diterjemahkan melalui empat pilar program CSR, yakni pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, dan lingkungan.
Sejumlah program yang diajukan dalam penghargaan tahun ini antara lain Pemberdayaan Pendidikan Terintegrasi serta Hunian Sehat Terpadu dan Sanitasi Layak.
Direktur Estate Management PIK2 Restu Mahesa menilai penghargaan tersebut memperkuat komitmen perusahaan agar perkembangan kawasan berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas kehidupan masyarakat.
“Ini merupakan bentuk komitmen dari Pantai Indah Kapuk Dua untuk melakukan CSR dalam rangka meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat yang ada di sekitar PIK2, maju bersama pengembangan kota PIK2,” kata Restu.
Program-program itu dilaksanakan bersama pemerintah daerah, masyarakat, komunitas, institusi pendidikan, dan mitra strategis. Kolaborasi digunakan untuk memperluas jangkauan sekaligus menjaga kesinambungan program.
Dengan pendekatan tersebut, keberlanjutan tidak hanya ditempatkan sebagai konsep lingkungan. Aspek sosial, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan ekonomi masyarakat juga menjadi bagian dari pembangunan kawasan.
Raihan Platinum ISDA 2026 kemudian menjadi salah satu tolok ukur perjalanan tersebut. Bagi PIK2, tantangan berikutnya adalah menjaga agar program yang telah berjalan terus berkembang dan memberikan dampak yang dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang. (Pram/fajar)
Source link
