News

Ngebet Jadi Wantimpres Sejak Era Jokowi? Rocky Gerung Disentil Andi Sinulingga: Akhirnya Kesampaian



PORTALUTAMA.NET – Pengangkatan Rocky Gerung sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) menuai sindiran. Politisi Andi Sinulingga mengungkap bahwa Rocky sudah lama mengincar posisi tersebut sejak era Presiden Joko Widodo.

Andi menyebut, keinginan Rocky itu bahkan sudah terlihat sejak pemerintahan Jokowi, namun saat itu tidak mendapat restu.

“Sejak era Jokowi dia dah ngebet sekali jadi Wantimpres, tapi Pak Jokowi tak berkenan,” kata Andi Sinulingga, Senin (5/10/2026).

Ia menilai, ambisi yang belum tercapai itu yang membuat gaya komunikasi Rocky selama ini terkesan beringas dengan argumentasi berputar-putar ala kaum sofis.

“Mungkin karena itu beliau tampak beringas dengan logika muter-muter khas kaum sofis. Akhirnya kesampaian juga doi,” sindirnya.

Rocky Jelaskan Fungsi Wantimpres: Kedudukan Etis, Bukan Teknis

Terpisah, Rocky Gerung seusai dilantik di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026), menjelaskan arahan Presiden terkait peran Wantimpres.

Menurutnya, Wantimpres memiliki kedudukan etis, bukan teknis, yakni untuk melihat ekses dari setiap kebijakan dan memastikan arahnya tetap sesuai dengan visi Presiden.

“Pesan khusus diberikan oleh Pak Presiden bahwa Dewan Pertimbangan punya kedudukan etis, bukan teknis. Itu fungsi normatif dari Dewan,” ujar Rocky.

Wantimpres, kata dia, bertugas mengawasi agar kebijakan pemerintah tetap sejalan dengan janji kampanye Presiden.

“Kita mengawasi arah dari kebijakan supaya sesuai dengan janji Presiden pada waktu kampanye,” jelasnya.

Selain fungsi normatif, Rocky juga menyebut ada fungsi politis, yakni memonitor situasi politik dan kebudayaan. Namun ia menegaskan, kerja Wantimpres didasarkan pada tanggung jawab etis personal anggota dewan.

Wantimpres, lanjut Rocky, bukan untuk menjawab pertanyaan harian Presiden, melainkan sebagai oversight committee yang mengevaluasi program pemerintah dan membaca persepsi publik terhadap kekuasaan.

“Yang paling penting adalah menunjukkan tanpa ragu-ragu apa yang salah di dalam persepsi publik terhadap kekuasaan dan bagaimana kekuasaan mengolah persepsi itu menjadi positif bagi negeri,” tutupnya.

Diketahui, pelantikan Rocky Gerung sebagai Wantimpres memantik perdebatan di publik utamanya dari kalangan yang selama ini kerap mengkritik pemerintah.

Meski Rocky Gerung selama ini memang tak pernah mengkritik Presiden Prabowo Subianto seperti Jokowi, tapi langkah Rocky Gerung untuk bergabung dalam istana menuai sorotan tajam.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto resmi melantik 26 anggota Wantimpres, Jumat (2/10/2026). Sejumlah tokoh tergabung dalam Wantimpres tersebut, mulai dari tokoh agama, politikus, pengusaha, hingga ahli hukum.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *