Ricuh Antrean di SPBU Kapuas Hulu Kalbar, Pertamina Perketat Pengawasan

PORTALUTAMA.NET, KAPUAS HULU — Pertamina Patra Niaga memperkuat pengawasan pelayanan di SPBU Apung 66.787.002 Jongkong Pasar, Kapuas Hulu, setelah terjadi keributan antarkonsumen.
“Setiap konsumen berhak mendapat pelayanan yang aman dan sesuai urutannya. Karena itu, kami memperkuat pengawasan di SPBU agar petugas dapat lebih cepat mencegah kesalahpahaman,” kata Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, dikutip fajar.co.id dari berita nasional ANTARA, Minggu (28/9/2026).
Edi menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (25/9) sekitar pukul 11.00 WIB, ketika seorang konsumen diduga masuk mendahului antrean.
Diberitakan sebelumnya, antrean panjang pembelian bahan bakar minyak (BBM) di APMS Semitau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, berujung keributan antarwarga, Kamis (24/9/2026).
Ketegangan terjadi ketika sejumlah warga yang sedang menunggu giliran diduga saling mendahului dalam antrean. Situasi yang semula berlangsung seperti biasa kemudian memanas hingga memicu keributan di antara para pengantri.
Panjang antrean menjadi salah satu pemicu meningkatnya ketegangan. Warga harus menunggu cukup lama untuk mendapatkan BBM di tengah kondisi pasokan yang disebut masih sulit diperoleh masyarakat.
Dalam situasi seperti itu, persoalan antrean menjadi sangat sensitif. Warga yang telah menunggu lama merasa perlu mempertahankan gilirannya, sementara upaya sebagian orang untuk mendahului antrean diduga memicu emosi warga lainnya.
Fenomena antrean BBM yang berlarut-larut serta bentrokan fisik antarwarga menjadi alarm keras bagi pemangku kebijakan. Publik mendesak pemerintah agar tidak gegabah memotong atau mengalihkan subsidi energi, melainkan memperbaiki tata kelola distribusi BBM subsidi agar tepat sasaran tanpa mengorbankan perputaran ekonomi sektor riil dan UMKM. (sam/fajar)
Petugas SPBU kemudian menenangkan pihak yang terlibat dan mengatur kembali urutan pelayanan sehingga situasi dapat dikendalikan dan pengisian BBM kembali berlangsung tertib.
Dia mengatakan pihaknya memahami ketidaknyamanan masyarakat yang telah menunggu giliran memperoleh BBM. Pertamina juga telah berkoordinasi dengan pengelola SPBU agar petugas lebih aktif mengawasi konsumen sejak memasuki area pelayanan serta membantu apabila terdapat kendala selama proses pengisian.
Selain aspek pelayanan, Pertamina Patra Niaga terus mengupayakan kelancaran pasokan BBM ke wilayah Kapuas Hulu melalui koordinasi dengan Integrated Terminal Pontianak.
Koordinasi tersebut dilakukan untuk mengoptimalkan pengiriman BBM menggunakan mobil tangki ke sejumlah lembaga penyalur, termasuk Pertalite untuk SPBU Apung 66.787.002 yang dikirim pada Sabtu (27/9).
Source link
