Prabowo Sindir Rekrutmen Guru karena Tim Sukses Bupati, Bagaimana Perekrutan Pejabat di Sekitar Presiden?

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Pernyataan Presiden Prabowo Subianto soal rekrutmen guru yang diangkat karena faktor kedekatan dengan bupati dan tim sukses memicu perdebatan di publik.
Dalam program Presiden Prabowo Menjawab, Rabu, 16 September 2026, Prabowo mempertanyakan objektivitas rekrutmen guru di daerah.
“Apakah bupati itu objektif atau dia angkat saudara-saudara dia jadi guru? Tim sukses dia? Dan sebagainya. Ini yang jadi dilema bagi kita,” kata Prabowo dikutip Sabtu, (19/9/2026).
Prabowo menegaskan perbaikan pendidikan harus dimulai dari rekrutmen yang objektif dan berbasis kompetensi.
Namun pernyataan itu justru dibalik oleh warganet. Di media sosial, banyak yang menyinggung pola rekrutmen pejabat di lingkaran istana dan BUMN yang dinilai tidak jauh berbeda.
Setidaknya ada 13 orang dekat dan tim sukses Prabowo-Gibran yang kini mendapat jabatan strategis:
- Teddy Indra Wijaya, mantan ajudan, kini Sekretaris Kabinet.
- Prasetyo Hadi, orang kepercayaan Gerindra, kini Menteri Sekretaris Negara.
- Sugiono, Wakil Ketua Umum Gerindra, kini Menteri Luar Negeri.
- Sufmi Dasco Ahmad, Ketua Harian Gerindra, kini jadi jembatan istana-parlemen.
- Sejumlah anggota TKN lainnya seperti Simon Aloysius Mantiri (Komut Pertamina), Condro Kirono (Komisaris Pertamina), Fuad Bawazier dan Grace Natalie (Komisaris MIND ID), hingga Fauzi Baadilla (Komisaris Pos Indonesia).
Selain itu, puluhan wakil menteri juga tercatat merangkap sebagai komisaris BUMN seperti di Telkom, BRI, PLN, dan Pupuk Indonesia.
Publik pun mempertanyakan konsistensi prinsip meritokrasi yang disampaikan Presiden.
(Elva/Fajar)
Source link
