Kekayaan Menkeu Suahasil Tembus Rp138,1 Miliar, Jauh Lebih Kaya 2,4 Kali Lipat dari Purbaya

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Usai dilantik sebagai menteri keuangan (menkeu) oleh Presiden Prabowo Subianto pada Senin, 14 September 2026, Suahasil Nazara terus jadi sorotan. Kini karena kekayaannya.
Suahasil sendiri sebelumnnya menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai menkeu. Dia sebelum itu menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan.
Suahasil sudah menduduki posisi tersebut sejak 2019. Lalu kembali dipercaya pada Kabinet Merah Putih 2024.
Suahasil bukan nama baru di Kementerian Keuangan. Dia pernah menjadi Kepala Badan Kebijakan Fiskal sebelum menjabat wakil menteri.
Sebelum di kementerian keuangan, dia merupakan seorang akademisi. Suahasil adalah Guru Besar Ilmu Ekonomi Universitas Indonesia sejak 2009.
Pria kelahiran Jakarta, 23 November 1970 itu menempuh pendidikan ekonomi di UI. Setelah itu, dia melanjutkan studi ke Cornell University dan University of Illinois Urbana-Champaign.
Kini, perhatian juga tertuju pada harta kekayaannya. LHKPN periode 2025 mencatat total harta Suahasil mencapai Rp138.167.334.176.
Angka itu lebih besar dibandingkan harta Purbaya. Berdasarkan LHKPN periode 2025, kekayaan Purbaya tercatat Rp57.475.955.444.
Rincian Kekayaan Suahasil Nazara
Laporan tersebut disampaikan Suahasil pada 27 Februari 2026. Saat itu, dia masih berstatus sebagai Wakil Menteri Keuangan.
Jika dihitung sebelum utang, total harta Suahasil mencapai Rp138.201.325.879. Setelah dikurangi utang Rp33.991.703, nilainya menjadi Rp138.167.334.176.
Komponen terbesar berasal dari surat berharga. Nilainya mencapai Rp66.876.177.492.
Nilai surat berharga itu hampir setengah dari seluruh kekayaan Suahasil. Posisi tersebut menjadi komponen terbesar dalam LHKPN 2025.
Aset berikutnya berupa tanah dan bangunan. Total nilainya mencapai Rp49.857.555.000.
Suahasil melaporkan delapan aset properti. Lokasinya tersebar di Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, dan Depok.
Aset properti dengan nilai terbesar berada di Jakarta Selatan. Tanah seluas 541 meter persegi dengan bangunan 250 meter persegi itu bernilai Rp28 miliar.
Ada pula tanah dan bangunan seluas 505 meter persegi dengan luas bangunan 200 meter persegi. Nilai aset tersebut mencapai Rp5,7 miliar.
Suahasil juga memiliki tanah seluas 1.980 meter persegi di Depok. Aset tersebut dilaporkan senilai Rp4.965.840.000.
Di Jakarta Selatan, terdapat tanah seluas 532 meter persegi. Nilainya tercatat Rp3.966.060.000.
Ada pula tanah dan bangunan seluas 547 meter persegi dengan bangunan 374 meter persegi. Nilainya mencapai Rp4.370.415.000.
Dua aset lainnya berupa bangunan berada di Jakarta Pusat. Bangunan seluas 33 meter persegi bernilai Rp817,6 juta, sedangkan bangunan 21 meter persegi bernilai Rp537,64 juta.
Source link
