Henri Subiakto soal Keracunan MBG Berlanjut: Please Pak Prabowo, Sadarlah bahwa MBG Itu Adalah Titik Lemah yang Merusak Reputasi Anda

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Peristiwa keracunan massal pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terus berulang dan terjadi di berbagai daerah, terus menyita perhatian luas masyarakat Indonesia.
Pakar Komunikasi Politik Universitas Airlangga (Unair), Prof Henri Subiakto angkat suara terkait program MBG yang terus menjadi sorotan banyak pihak belakangan ini.
Dia menegaskan bahwa, dari sisi politik, program MBG sangat identik dengan kehendak dan kebijakan Presiden Prabowo Subianto. Karena itu, baik buruknya atau lanjut tidaknya program ini sangat bergantung pada isi pikiran presiden.
“Secara politik, MBG itu identik dengan kehendak dan kebijakan Prabowo. Terus dan tidaknya program MBG ini tergantung kehendak, kemauan dan pikiran Prabowo. Begitu pula baik buruknya kualitas MBG secara keseluruhan juga identik dengan kualitas pengambilan keputusan Prabowo,” jelas Henri Subiakto dikutip, Jumat (11/9/2026).
Dia lalu mengingatkan bahwa operasional MBG yang sangat luas dengan potensi ribuan titik kelemahan yang terbentang di seluruh Indonesia, bisa menjadi risiko politik yang sangat berbahaya bagi nama baik dan reputasi Presiden Prabowo.
Sementara mengendalikan kualitas MBG yang begitu luas, dengan melibatkan begitu banyak orang dengan berbagai macam kualitas di berbagai daerah membuka peluang Prabowo jadi sasaran tembak secara politik.
“Ibaratnya kalau ada SPPG teledor atau tidak hati-hati dalam menyediakan MBG maka risikonya adalah nama baik Prabowo,” tandas Henri Subiakto.
Belum lagi kata dia, jika ada pihak ketiga yang mencoba mengambil keuntungan dari kerentanan sistem MBG tersebut. Terlebih lagi, kenyataan menunjukkan bahwa pelaksanaan MBG di sejumlah daerah diwarnai insiden keracunan massal.
“Lagi-lagi resikonya adalah kepercayaan rakyat kepada Pemerintah Prabowo,” sebutnya.
Dengan banyaknya kasus keracunan di berbagai daerah yang terus saja terjadi dan menelan banyak korban, menjadi sebuah fakta bahwa MBG itu penuh risiko dan sangat terbuka dari sabotase maupun kesalahan karena keteledoran para petugasnya.
“Persoalannya, percayakah kita pada semua karyawan SPPG di seluruh Indonesia tidak akan teledor dan tidak akan berbuat kesalahan, hingga memunculkan produk MBG yang rendah kualitasnya atau bahkan beracun dan berbahaya?”
“Percayakah kita bahwa saat aktivitas politik itu sering diwarnai perebutan kekuasaan secara sadis, hitam dan kejam, tidak mungkin ada upaya kesengajaan, sabotase untuk menghancurkan Prabowo lewat kasus-kasus keracunan MBG yang akibatnya nampak dramatis hingga mengikis kepercayaan publik padanya?”
Source link
