NewsTechnology

Kamera Gimbal yang Bisa Jadi Drone, Tapi Batal Dijual, Kenapa? • Jagat Gadget


HoverAir Versa membawa konsep yang cukup berbeda dari kamera gimbal biasa. Perangkat berbobot 230 gram ini bisa dipasang ke rangka khusus yang dilengkapi motor dan baling-baling, sehingga kamera tersebut dapat terbang layaknya sebuah drone.

HoverAir Versa

Versa dan Flight Kit dirancang sebagai dua perangkat terpisah. Kamera menjadi bagian utama yang membawa sistem gimbal, sementara Flight Kit menyediakan motor dan baling-baling, lalu mengambil daya serta data telemetri dari kamera melalui pogo pins.

Konsep tersebut ternyata cukup mendapat perhatian. Kampanye Versa di Indiegogo telah mengumpulkan lebih dari USD 230.000, dengan harga kamera mulai USD449 dan paket yang sudah mencakup Flight Kit mulai sekitar USD 630.

HoverAir Versa

Baca Juga: Bocoran Terbaru Exynos 2700, Clock CPU Tembus Lebih 4 GHz 

HoverAir Versa Ditarik Dari Penjualan

Namun, pemasaran Versa di Amerika Serikat akhirnya tersandung aturan FCC. Sertifikasi yang sebelumnya diberikan untuk Versa sebagai kamera dinyatakan keliru oleh FCC karena perangkat tersebut dianggap sebagai komponen penting UAS buatan luar negeri yang masuk dalam aturan larangan baru AS.

HoverAir kemudian menarik Flight Kit dari penjualan untuk pembeli AS, hanya tiga hari setelah kampanye dibuka pada 19 Agustus. Untuk pasar AS, perusahaan kini hanya menawarkan PocketOnly dan PocketCombo, sementara FCC juga memperketat proses sertifikasi agar kasus serupa tidak kembali terjadi.

Bagaimana menurut kalian tentang kasus ini? Semoga saja nantinya perangkat ini bisa hadir di luar pasar AS, termasuk Indonesia, mengingat inovasi yang ditawarkan sangat menarik dan belum pernah ditawarkan oleh brand lain sebelumnya.

Sumber






Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *