News

Sepakat dengan Pernyataan Denny Indrayana, Henri Subiakto: Jokowi Bukanlah Negawaran



PORTALUTAMA.NET,JAKARTA — Pakar komunikasi politik, dan akademisi dari Universitas Airlangga, Henri Subiakto mengaku sepakat dengan pendapat dari Denny Indrayana.

Dalam pernyataannya itu, Denny Indrayana pernah mengungkap terkait sosok mantan Presiden Joko Widodo.

Ia menyebut Joko Widodo selalu punya relawan baik itu saat masih berstatus sebagai Calon Presiden (Capres) maupun saat sudah menjabat sebagai Presiden.

Padahal dalam definisi Denny Indrayana, relawan itu ada saat masih berstatus sebagai Capres karena adanya kompetisi. Namun, untuk Jokowi itu berbeda.

“Dalam sejarah Republik baru sekali ini ada Presiden punya relawan. Pada saat jadi Capres, pada saat Presiden,” kata Denny Indrayana.

“Relawan itu ada pada saat Capres, pada saat adanya kompetisi. Begitu jadi Presiden berarti dia Presiden seluruh rakyat Indonesia,” ungkapnya.

Satu hal yang paling disorot dari pertanyaan ini adalah status negarawan yang dipegang oleh Presiden dan prioritasnya.

“Dan setelah selesai beliau masih punya relawan. Negarawan adalah sosok yang meletakkan kepentingan negara diatas keluarga dan pribadinya,” paparnya.

“Dalam kasus ijazah palsu itu adalah kepentingan pribadi,” terangnya.

Pernyataan inilah yang direspon oleh Henri Subianto dan memberikan tanggapannya terkait hal tersebut.

Lewat unggahan di akun media sosial X pribadinya, Henri mengaku paham dengan apa yang disampaikan dan argumen dari Denny Indrayana.

Menurutnya Jokowi bukanlah seorang negarawan dalam urusan yang melibat Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka yang juga anaknya sendiri.

Tidak hanya itu, terkait isu yang mengaitkan dirinya soal ijazah palsu juga termasuk di dalamnya.

“Saya memahami argumentasi Prof Deny Indrayana yg melihat pak Jokowi bukanlah negarawan saat terkait urusan Gibran dan sikapnya dalam urusan ijazah palsu,” balas Henri Subiakto dikutip Minggu (23/8).

Soal relawan, ia tegas mengungkap apa dikatakan dan jadi pernyataan dari Denny Indrayana itu benar dan sesuai dengan pemikirannya.

“Apalagi saat bicara tentang relawan alias buzzer pak Jokowi yang sudah ada saat masih calon presiden,” ucapnya.

“saat sudah jadi presiden, dan setelah jadi mantan presiden,” terangnya.

(Erfyansyah/fajar) 



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *