Kontras Respons Bencana Lokal vs Kunjungan Luar Negeri, Pemerintahan Prabowo Tua Kritik Publik

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Sebuah unggahan dari akun Threads @arfzulfikar mendadak menyita perhatian warganet setelah menyuarakan kritik tajam terkait perbedaan sikap pemerintah dalam merespons bencana di dalam negeri dibandingkan dengan agenda kunjungan ke luar negeri.
Dalam unggahannya, pemilik akun membandingkan penanganan situasi di Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan agenda penerbangan ke Paris.
Dia menyoroti lambatnya pergerakan serta adanya inisiatif penggalangan dana (open donasi) untuk NTT, yang dinilai berbanding terbalik dengan antusiasme dan penggunaan anggaran APBN untuk kunjungan kerja luar negeri.
“JKT-NTT (8 jam): Masih pikir-pikir, mager, open donasi. JKT-PARIS (16 jam): 4x kunjungan, semangat, duit APBN,” tulis akun @arfzulfikar dalam unggahannya.
Ia juga menambahkan klarifikasi pada kolom komentar untuk menegaskan maksud kritiknya mengenai efisiensi dan kecepatan respons pemerintah. Menurutnya, pemerintah seharusnya bertindak cepat tanpa harus menunda-nunda bantuan lokal.
“Tetep pake duit APBN kok kalo mereka berangkat tapi kenapa ada open donasi dari pemerintah? Berasa kehabisan duit APBN aja. Mager maksudnya disini harusnya fast respond lah jgn ditunda-tunda gitu,” tulis konten kreator bernama asli Ahmad Arif Zulfikar ini.
Unggahan tersebut langsung memicu beragam tanggapan dari netizen di kolom komentar.
“Katanya menolak bantuan asing, berarti ada uangnya donk?” tanya akun @theshopisme.
“Pas mati pun masih nge-monitor kita ðŸ˜,” cuap @oldskool_________
“emang sengaja bikin indo bubar, kiran aceh doang yg diginiin, ternyata rakyat di daerah ga pernah dianggap,” kritik akun @impormasif.
“Ngapain ke NTT. Gabisa buat honeymoon ala ala. Gituloh mindsetnyA,” sindir warganet lainnya.
Presiden Prabowo Kunjungi Paris 4 Kali Hingga Juni 2026
Sebagai informasi, sejak resmi menjabat sebagai Presiden, Prabowo Subianto telah melakukan kunjungan ke Paris, Prancis, sebanyak empat kali hingga pertengahan 2026.
Rangkaian lawatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral Indonesia-Prancis, khususnya dengan Presiden Emmanuel Macron.
Berikut rincian 4 kunjungan Presiden Prabowo ke Paris:
1. 23 Januari 2026: Jamuan Makan Malam di Paris
Kunjungan pertama dilakukan setelah Presiden menghadiri Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss. Di Paris, Prabowo menghadiri jamuan makan malam pribadi bersama Presiden Prancis Emmanuel Macron.
2. 13-14 April 2026: Pertemuan Empat Mata di Istana Élysée
Pada kunjungan kedua, Presiden Prabowo menggelar pertemuan empat mata dengan Presiden Macron di Istana Élysée. Pertemuan ini membahas penguatan kerja sama strategis kedua negara.
Source link
