Survei Indikator: Purbaya Jadi Menteri dengan Kinerja Terbaik, Amran di Posisi Kedua

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menempati posisi teratas dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di peringkat kedua dalam daftar menteri dengan kinerja terbaik di Kabinet Merah Putih pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Berdasarkan data hasil survei Indikator Politik Indonesia yang diterima pada Rabu (12/8/2026) periode 5-11 Mei 2026, Purbaya memperoleh skor 90,40. Hasil tersebut menempatkannya di posisi pertama dalam kategori Kepuasan Kinerja Menteri Terbaik.
Sementara Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dengan skor 86,60 di posisi kedua.
Selanjutnya posisi ketiga ditempati Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dengan skor 83,60. Diikuti, Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy berada di posisi keempat dengan skor 81,70.
Berikutnya, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji menempati posisi kelima dengan skor 81,10.
Di posisi keenam ada Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan skor 80,70.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi berada di posisi ketujuh dengan skor 80,20. Kemudian Jaksa Agung ST Burhanuddin menempati posisi kedelapan dengan skor 80,10.
Posisi kesembilan ditempati Menteri Agama Nasaruddin Umar dengan skor 79,50. Sementara Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yulianto berada di posisi ke-10 dengan skor 78,50.
Daftar 10 Besar Menteri dengan Kinerja Terbaik
Berikut daftar 10 tokoh dengan skor kepuasan kinerja tertinggi berdasarkan data survei tersebut:
- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa — 90,40
- Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman — 86,60
- Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto — 83,60
- Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy — 81,70
- Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji — 81,10
- Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono — 80,70
- Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi — 80,20
- Jaksa Agung ST Burhanuddin — 80,10
- Menteri Agama Nasaruddin Umar — 79,50
- Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yulianto — 78,50
Metodologi Survei
Survei tersebut menyasar warga negara Indonesia yang memiliki hak pilih dalam pemilihan umum. Responden merupakan warga yang telah berusia minimal 17 tahun atau sudah menikah ketika survei dilakukan.
Penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 2.020 responden.
Dengan asumsi metode simple random sampling, ukuran sampel tersebut memiliki toleransi kesalahan atau margin of error (MoE) sekitar 2,2 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Sampel berasal dari seluruh provinsi di Indonesia dan didistribusikan secara proporsional. Responden terpilih kemudian diwawancarai secara tatap muka oleh pewawancara yang telah mendapatkan pelatihan.
Untuk memastikan kualitas data, dilakukan quality control secara acak terhadap 20 persen dari total sampel. Proses tersebut dilakukan supervisor dengan kembali mendatangi responden terpilih melalui mekanisme spot check.
Dalam proses pengendalian kualitas tersebut, disebutkan tidak ditemukan kesalahan berarti.
Source link
