Kadispora Sulsel Pastikan Pembangunan Stadion Sudiang Tetap Berjalan Meski Sempat Terkendala

PORTALUTAMA.NET, MAKASSAR – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Sulawesi Selatan (Sulsel) Suherman merespons kendala yang sempat terjadi dalam pembangunan Stadion Sudiang.
Saat ini, pembangunan stadion tersebut terus dikebut untuk mencapai target penyelesaian. Namun, pembangunan tribun Selatan sempat mengalami kendala yang menghambat pekerjaan di area tersebut.
Kendala itu berkaitan dengan adanya persoalan lahan yang membuat warga beberapa kali mendatangi lokasi proyek dan menyampaikan protes. Kondisi tersebut sempat membuat kontraktor mendapat tekanan untuk menghentikan pekerjaan.
Terkait hal tersebut, Suherman menegaskan persoalan yang sempat menjadi kendala kini telah diselesaikan. Pembangunan pun disebut kembali berjalan normal.
“Tetap mereka jalan,” kata Suherman kepada Fajar.co.id.
Suherman mengatakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) akan terus memantau perkembangan pembangunan Stadion Sudiang.
Pemantauan dilakukan terhadap progres pembangunan maupun berbagai hal yang berkaitan dengan proses pembangunan stadion bertaraf internasional tersebut.
“Untuk itu Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) akan terus menerus memantau perkembangan stadion yang bertaraf internasional di Sudiang,” ungkapnya.
Ia berharap pembangunan Stadion Sudiang dapat segera rampung sesuai target yang direncanakan, yakni pada 2027 mendatang.
Suherman juga meminta dukungan dan doa dari masyarakat agar pembangunan stadion tersebut dapat terlaksana dengan baik dan segera digunakan.
“Dan mempercepat progres pembangunannya,” tuturnya.
“Untuk itu mohon doanya untuk seluruh masyarakat agar kiranya stadion ini bisa terwujud, terlaksana dan bisa digunakan pada tahun 2027,” harapnya.
Pembangunan Sempat Terkendala
Kepala Satuan Kerja (Satker) Prasarana Strategis Sulsel Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum (KemenPU), Iwan, membenarkan adanya kendala tersebut.
Iwan mengatakan warga beberapa kali mendatangi lokasi proyek. Namun, belakangan persoalan tersebut mulai mereda.
Menurutnya, protes warga berkaitan dengan persoalan kepemilikan lahan yang disebut sedang digugat pemilik lahan. Dalam persoalan tersebut, pihak Waskita disebut menjadi tergugat.
“Pernah beberapa kali, tapi alhamdulillah belakangan sudah tidak lagi,” kata Iwan kepada Fajar.co.id, Selasa (11/8).
“Cuma pihak Waskita dijadikan tergugat oleh pemilik lahan,” ungkapnya.
Lebih jauh, Iwan menjelaskan persoalan tersebut tidak sampai menghentikan proses pembangunan Stadion Sudiang.
Ia mengatakan warga memang beberapa kali mendatangi lokasi proyek untuk menyampaikan protes dan meminta agar pembangunan stadion dihentikan.
Source link
