Ijazah SMA Gibran Dicari Denny Indrayana dengan Hadiah Rp100 Juta, Kepala Bakom Gibranku: Tidak Perlu Klarifikasi Lagi

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Polemik mengenai latar belakang pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali mencuat setelah Pakar Hukum Tata Negara Prof Denny Indrayana menggelar sayembara berhadiah Rp100 juta untuk mendapatkan ijazah SMA atau sederajat milik putra sulung Presiden ke-7 RI Joko Widodo tersebut.
Sayembara itu mendapat respons dari pihak pendukung Gibran. Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Gibranku, Endani, mengaku heran polemik mengenai dokumen pendidikan Wakil Presiden masih terus bergulir.
Endani menilai pihaknya tidak perlu memberikan klarifikasi berulang kali terhadap isu tersebut. Menurut dia, posisi Gibran sebagai Wakil Presiden telah memiliki landasan konstitusional yang semestinya dipahami, termasuk oleh akademisi hukum tata negara.
“Sebenarnya ranah kami tidak perlu lagi mengklarifikasi hal yang tidak mungkin terjadi,” ujar Endani kepada fajar.co.id, Senin (10/8/2026).
Menurut Endani, polemik mengenai ijazah Gibran tidak semestinya membuat pihaknya terus memberikan tanggapan. Ia kemudian menyinggung latar belakang akademik Denny Indrayana sebagai profesor hukum tata negara.
“Karena bagi kami, bang Denny sebagai profesor lebih banyak memahami bagaimana kedudukan Wakil Presiden secara konstitusional dan bagaimana pula tugas dan tanggung jawab kerjanya,” timpalnya.
Endani mengatakan persoalan tersebut semestinya dilihat dari kedudukan Gibran dalam sistem ketatanegaraan Indonesia. Ia pun mengajak Denny berdiskusi lebih lanjut mengenai persoalan tersebut.
“Sepertinya bang denny harus lebih banyak ngopi lagi di Kalsel dengan saya,” tandasnya.
Denny Indrayana Gelar Sayembara Rp100 Juta
Sebelumnya, Denny Indrayana menggelar sayembara dengan hadiah Rp100 juta bagi pihak yang mampu menunjukkan ijazah asli SMA atau sederajat milik Gibran.
Denny menyampaikan sayembara tersebut di tengah sikapnya yang selama ini mempertanyakan keabsahan dokumen pendidikan Gibran. Ia bahkan mengaitkan pembuktian ijazah dengan sikap politiknya terhadap jabatan Wakil Presiden.
“Sayembara Rp100 juta untuk Ijazah SMA Gibran,” ujar Denny dikutip fajar.co.id, Minggu (9/8/2026).
Denny menyatakan akan menghentikan desakan agar Gibran mundur dari jabatan Wakil Presiden apabila ijazah asli SMA atau sederajat tersebut dapat ditunjukkan.
“Jika Mas Wapres bjsa menunjukkan ijazah asli sma atau sederajat, saya berhenti meminta Gibran mundur,” ucap dia.
Sebaliknya, Denny meminta Gibran mengundurkan diri apabila tidak mampu menunjukkan dokumen pendidikan yang dimaksud.
“Sebaliknya, jika Mas Wapres tidak bisa tunjukkan, Gibran wajib legowo mundur,” tukasnya.
Source link
