Andi Azwan: Pak Jokowi Itu Lulusan Terbaik yang Dihasilkan UGM

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Ketua Jokowi Mania (Joman) Nusantara Bersatu, Andi Azwan, melayangkan tantangan terbuka kepada Roy Suryo terkait proses praperadilan yang tengah bergulir.
Andi meminta Roy Suryo tidak berlarut-larut dalam proses praperadilan.
Ia mendorong Roy Suryo untuk segera membawa persoalan tersebut ke pokok perkara agar dapat diuji secara terbuka di persidangan.
Andi Azwan Minta Roy Suryo Gentleman
Andi menilai proses hukum semestinya tidak dijadikan ruang untuk mengulur waktu.
Menurutnya, pihak-pihak yang merasa memiliki dasar kuat seharusnya berani berhadapan langsung dengan pokok perkara.
“Roy Suryo itu, kau jangan jadi pengecut lah untuk itu. Majukan saja langsung ke pokok perkara,” ujar Andi kepada fajar.co.id, Selasa (11/8/2026).
Ia kemudian mengaitkan sikap tersebut dengan nasib Dokter Tifauzia Tyasumma dalam polemik yang sama, terkait dugaan fintah ijazah palsu Presiden ke-7 RI Jokowi.
“Kalau kau mengharapkan mendapatkan namanya juga, seperti yang didapat Dokter Tifa tentang putusan sela, langsung ke pokok perkara,” ucapnya.
Dijelaskan Andi, pertarungan sesungguhnya berada pada pemeriksaan pokok perkara, bukan sekadar pada tahapan praperadilan.
“Tarung sebenarnya untuk itu. Jangan mengulur-ulur waktu,” tegasnya.
Pernyataan Usai Persidangan Roy Cs Terkesan Propaganda
Andi juga menaruh perhatiannya pada pola komunikasi pihak-pihak yang terlibat perkara setelah menjalani persidangan.
Ia mengaku melihat adanya kecenderungan pernyataan kepada media kembali muncul setelah agenda persidangan selesai.
“Karena apa? Ternyata kita melihat setelah bersidang yang selesai, itu mereka menghampiri media mainstream dan media-media lainnya,” ungkap Andi.
Kata dia, sejumlah pernyataan yang disampaikan setelah persidangan justru berpotensi membentuk opini publik sebelum perkara diuji secara tuntas di pengadilan.
“Mereka mengeluarkan lagi yang namanya propaganda yang dilakukan. Yang saya katakan banyak hoax-nya itu,” terangnya.
Bukan hanya itu, Andi turut menyinggung salah satu pernyataan yang berkaitan dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo dan Universitas Gadjah Mada (UGM).
“Karena menyangkut juga di situ ada namanya dari materi perkara itu. Sebagai contoh kita tahu, dia yang ketiga kemarin mengatakan bahwasannya Pak Jokowi tidak pernah hadir ataupun diundang oleh UGM,” timpalnya.
Andi kemudian membantah klaim tersebut dengan menyebut Jokowi disebut pernah menghadiri sejumlah kegiatan UGM.
“Dia (Jokowi) diundang kata dokter Tifa itu 2017 ke atas. Kenyataannya teman-teman juga pasti tahu waktu beliau wali kota pun dalam dis natalis pun juga diundang,” imbuhnya.
Source link
