Isu Ijazah Jokowi Belum Usai Kini Giliran Dokumen Pendidikan Gibran Digugat ke PTUN, Chusnul Chotimah: Karma Seorang Pengkhianat

PORTALUTAMA.NET,JAKARTA — Nasib Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka ternyata tidak jauh beda dengan apa yang dialaminya bapaknya, mantan Presiden Joko Widodo.
Kesamaan yang dialami bapak dan anaknya ini terkiat masalah pendidikan keduanya yang sampai saat ini sama-sama dipertanyakan.
Isu terkait ijazah palsu Jokowi memang belum berakhir sampai saat ini, muncul Surat Keterangan Penyetaraan Ijazah yang diterbitkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) milik Wapres Gibran Rakabuming Raka kini menjadi objek gugatan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).
Ini dipertanyakan terkait dokumen yang berkaitan dengan keabsahan pendidikan Gibran kini menjadi bagian dari proses hukum di PTUN.
Gugatan tersebut membuat polemik mengenai dokumen pendidikan Wapres kembali menjadi perhatian publik.
Saat ini, dokumen keabsahan pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali memicu polemik publik.
Kali ini, Surat Keterangan Penyetaraan Ijazah yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi menjadi objek gugatan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).
Gugatan tersebut dilayangkan oleh pemerhati pendidikan, Mercy Smart, bersama tim kuasa hukumnya.
Mereka menilai surat keterangan penyetaraan yang dijadikan basis administrasi pendaftaran Gibran saat mencalonkan diri pada Pilpres 2024 lalu diduga mengandung cacat hukum.
Salah satu poin utama yang dipersoalkan adalah riwayat pendidikan Gibran saat menempuh studi di UTS Insearch (Language Center) Sydney, Australia.
Menurut pihak penggugat, program yang diikuti Gibran merupakan kursus singkat selama 6 bulan, bukan jenjang pendidikan formal setara Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang membutuhkan waktu minimal 3 tahun.
Ini yang kemudian mengundang pegiat media sosial, Chusnul Chotimah menyorot situasi yang dihadapi oleh bapak dan anak ini.
Chusnul menyebut setelah dan belum selesainya masalah yang dihadapi Jokowi. Ini kemudian berlanjut ke sang anak yang saat ini duduk di posisi Wakil Presiden, Gibran.
“Setelah Jokowi, lanjut Gibran.
Setelah bapaknya, lanjut anaknya,” tulisnya dikutip Minggu (9/8).
Secara khusus dan memberikan sindiran, Chusnul Chotimah menyebut bapaknya suka bohong dan anaknya pun dianggap melakukan hal yang sama.
Yang menariknya, situasi yang dihadapi bapak dan anak ini tidak lepas dari masalah pendidikan khususnya pada aspek administratif semata.
“Bapaknya suka bohong, anaknya juga.
Bapaknya pengkhianat, anaknya juga,” ujarnya.
“Bapaknya ijasahnya dipermasalahkan, anaknya juga
Source link
