News

Belum Ada Gubernur BI Definitif, Rupiah Justru Menguat, Ekonom: Agak Anomali



PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Ekonom Universitas Indonesia, Berly Martawardaya, menyoroti belum adanya Gubernur Bank Indonesia (BI) definitif setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri dari jabatannya.

Berly mempertanyakan proses penunjukan Gubernur BI baru yang hingga kini belum memasuki tahap pembahasan di DPR.

“Tepat dua pekan lalu prescon di BI umumkan mundurnya Pak Perry Warjiyo sebagai Gubernur BI,” kata Berly dikutip dari unggahannya di X, Senin (10/8/2026).

Menurut Berly, hingga saat ini belum ada surat dari Presiden kepada DPR terkait nominasi calon Gubernur BI.

“Tapi sampai sekarang belum dikeluarkan surat presiden ke DPR buat bahas dan tetapkan nominasi Presiden sebagai Gubernur BI,” ucapnya.

Di sisi lain, Berly justru menyoroti pergerakan nilai tukar rupiah yang menguat selama dua pekan setelah Perry mengundurkan diri.

“Selama dua minggu tanpa Gub BI definitif kurs menguat yang agak anomali. Dari Rp17.960–Rp18.009 pada hari tersebut, tren menguat hingga pagi ini baru cek Rp17.829,3,” imbuhnya.

Berly kemudian mempertanyakan kapan pemerintah akan mengumumkan nama calon Gubernur BI yang baru.

“Kapan nominasi Gub BI akan diumumkan namanya? Apakah pejabat aktif BI, mantan pejabat BI atau pejabat di kementerian lain? Investor, pasar dan pelaku ekonomi menunggu…” ungkapnya.

Pengunduran Diri Perry Warjiyo

Sebelumnya, Perry Warjiyo mengundurkan diri dari jabatan Gubernur BI pada akhir Juli 2026. Pengunduran diri tersebut dikonfirmasi Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

“Per kemarin secara resmi kami menerima surat pengunduran diri dari Gubernur Bank Indonesia,” kata Prasetyo kepada wartawan di Gedung BI, Jakarta Pusat, Senin (27/7/2026).

Jabatan Gubernur BI untuk sementara dijalankan Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti sebagai Pejabat Gubernur Sementara BI.

“Sesuai UU BI, jabatan Gubernur BI akan secara otomatis dijabat oleh Deputi Gubernur Senior yang selanjutnya akan menjalankan seluruh tugas sebagai Pejabat Gubernur Sementara,” terang Prasetyo.

Prasetyo juga menyampaikan terima kasih kepada Perry yang telah memimpin BI selama lebih dari tujuh tahun.

“Presiden terima pengunduran diri dari Bapak Perry Warjiyo tentu disertai ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi beliau selama kurang lebih tujuh tahun lamanya memimpin BI,” ucapnya.

Alasan Pengunduran Diri

Sempat beredar informasi bahwa Perry mengundurkan diri karena alasan kesehatan. Namun, kabar tersebut belum mendapat konfirmasi resmi dari Perry, Istana, maupun BI.

Pejabat Gubernur Sementara BI, Destry Damayanti, mengatakan pengunduran diri Perry dilakukan secara sukarela karena alasan pribadi.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *