News

Guntur Romli Soroti Kematian Winda Lorenza: Jangan Berhenti pada Kesimpulan Bunuh Diri



PORTALUTAMA.NET, JAKARTA – Aktivis sekaligus politikus Guntur Romli menyoroti kematian Winda Lorenza Gowasa yang disebutnya terjadi pada 2 Agustus 2026.

Melalui unggahan di media sosial X, Guntur menyerukan keadilan untuk Winda dan meminta agar kematiannya tidak begitu saja disimpulkan sebagai kasus bunuh diri.

Guntur menilai Winda bukan sekadar nama yang muncul dalam pemberitaan. Ia menyebut Winda merupakan seorang perempuan dan ibu dua anak yang menurutnya memiliki keterkaitan dengan kasus korupsi Bea Cukai yang sedang diusut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“#JusticeForWindaLorenza,” tulis Guntur Romli dalam unggahannya.

“Winda Lorenza Gowasa bukan sekadar nama yang lewat di berita. Ia perempuan, ibu dua anak, dan—yang kini terungkap—saksi dalam pusaran kasus korupsi Bea Cukai yang sedang diusut KPK,” lanjutnya.

Guntur kemudian menyoroti kematian Winda yang disebut terjadi pada 2 Agustus lalu.

Menurutnya, penyelidikan tidak boleh berhenti hanya pada kesimpulan bahwa Winda meninggal karena bunuh diri.

“Kematiannya pada 2 Agustus lalu tidak boleh dibiarkan selesai hanya dengan satu kata: bunuh diri,” tegasnya.

Soroti Luka dan Residu Tembakan

Dalam unggahannya, Guntur menyebut terdapat sejumlah kondisi yang menurutnya perlu diperiksa secara serius dalam mengungkap penyebab kematian Winda.

Ia menyinggung adanya luka lebam di tubuh korban serta bekas cekikan di bagian leher.

“Fakta di lapangan bicara lain. Luka lebam di sekujur tubuh. Bekas cekikan di leher,” tulis Guntur.

Ia juga menyoroti persoalan residu tembakan yang disebutnya ditemukan pada tubuh korban.

Menurut Guntur, residu tersebut justru ditemukan di tubuh Winda dan bukan di tangan mantan suaminya yang disebutnya merupakan seorang polisi aktif.

“Residu tembakan yang justru ditemukan di tubuh korban, bukan di tangan mantan suaminya yang seorang polisi aktif,” tulisnya.

Guntur tidak menjelaskan lebih lanjut sumber maupun hasil pemeriksaan forensik yang menjadi dasar pernyataannya tersebut.

Karena itu, sejumlah hal yang disampaikan Guntur dalam unggahannya masih merupakan klaim yang perlu diverifikasi melalui hasil penyelidikan dan pemeriksaan resmi aparat penegak hukum.

Guntur menyerukan agar kematian Winda diusut secara menyeluruh sehingga seluruh fakta yang berkaitan dengan kasus tersebut dapat terungkap.

Ia juga menggunakan tagar #JusticeForWindaLorenza sebagai bentuk seruan agar kasus tersebut mendapatkan perhatian publik.

(Erfyansyah/Fajar)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *