News

Prof Koentjoro Desak Jokowi Klarifikasi Polemik Ijazah Secara Terbuka, UGM Kembali Tegaskan Dokumen Asli



PORTALUTAMA.NET, JAKARTA – Polemik mengenai keaslian ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) masih menjadi perhatian publik. Di tengah perdebatan yang terus berkembang, Guru Besar Psikologi Sosial Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. Koentjoro, berharap Jokowi memberikan penjelasan secara terbuka agar polemik tidak terus berlarut.

Menurut Koentjoro, klarifikasi langsung dari Jokowi akan lebih efektif untuk mengurangi spekulasi yang berkembang di ruang publik dibanding membiarkan perdebatan terus berlangsung.

“Kepada Pak Jokowi dan kawan-kawan yang kami sampaikan adalah agar kembali kepada jalan yang lurus, Pak. Jangan banyak berbohong,” ujar Koentjoro, sebagaimana dikutip Fajar.co.id, Kamis (6/8/2026).

Koentjoro menjelaskan pandangannya berangkat dari tanggung jawab seorang presiden sebagai kepala negara. Ia menilai amanat dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 menempatkan presiden sebagai sosok yang memiliki tanggung jawab untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Jadi, kami dulu memprotes Bapak karena Bapak sebagai Presiden. Presiden itu salah satu tugasnya di dalam Pembukaan UUD 1945 yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa,” katanya.

Menurut Koentjoro, polemik yang berkepanjangan sebaiknya diselesaikan melalui penjelasan yang terbuka kepada masyarakat sehingga tidak terus memunculkan berbagai penafsiran.

“Kalau Bapak bisa melakukan satu klarifikasi, akan jauh lebih baik dan akan menyenangkan masyarakat,” ujarnya.

UGM Kembali Tegaskan Ijazah Jokowi Asli

Di sisi lain, Universitas Gadjah Mada kembali menegaskan bahwa ijazah dan skripsi Joko Widodo merupakan dokumen akademik yang asli dan diterbitkan secara sah oleh kampus.

Dekan Fakultas Kehutanan UGM, Sigit Sunarta, menyatakan seluruh proses akademik Jokowi selama menempuh pendidikan telah terdokumentasi dengan baik sesuai ketentuan yang berlaku.

“Perlu diketahui, ijazah dan skripsi Joko Widodo adalah asli. Beliau pernah kuliah di sini, teman-teman satu angkatan mengenal baik beliau, beliau aktif dalam kegiatan mahasiswa Silvagama, tercatat menempuh berbagai mata kuliah, menyelesaikan skripsi, sehingga ijazah yang diterbitkan oleh UGM adalah asli,” kata Sigit dalam keterangannya.

Sigit menegaskan tidak ada keraguan mengenai status akademik Jokowi sebagai alumni Fakultas Kehutanan UGM. Menurutnya, seluruh tahapan pendidikan, mulai dari perkuliahan hingga penyelesaian tugas akhir, telah dijalani sesuai prosedur akademik yang berlaku.

Polemik mengenai ijazah Jokowi hingga kini masih menjadi perhatian publik dan juga berkaitan dengan sejumlah proses hukum yang sedang berjalan. Berbagai pihak menyampaikan pandangan masing-masing, sementara UGM tetap mempertahankan sikap bahwa dokumen akademik Joko Widodo merupakan dokumen yang sah dan asli.

(zak/fajar)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *