Ferry Koto ke Prabowo soal Neraca Perdagangan Defisit: Kurangi Pidato Menuding-nuding Seperti Londo Ireng

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Pegiat Media Sosial, Ferry Koto menyarankan Presiden Prabowo Subianto mengurangi berpidato. Apalagi menuding-nuding seperti tudingan londo ireng.
Hal itu diungkapkan menanggapi laporan neraca perdagangan bulanan Indonesia. Mei dan Juni 2026 dilaporkan defisit.
“Rapor Merah tim eknomi Presiden @prabowo dievaluasi bulanan Neraca perdagangan. Defisit dua bulan berturut-turut,” kata Ferry dikutip dari unggahannya di X, Senin (3/7/2026).
Dia mengungkapkan, memang akumulasinya surplus. Tapi tetap menurun jika dibandingkant tahun lalu.
“Walau jika diakumulasi dari Janauri sampai Juni 2026 tetap surplus, tapi ambruk 80% lebih dibanding periode yang sama tahun lalu,” ujarnya.
Ferry pun mewanti-wanti jika defisit terus terjadi.
“Jika defisit ini terus terjadi, amsiong tenan wis. Mudah-mudahan tidak,” imbuhnya.
Karenanya, Ferry meminta Prabowo mengurangi berpidato. Apalagi menuding-nuding.
“Mulai lah kurang-kurangi pidato dengan menuding-nuding seperti tuding Londo Ireng, perbanyak kerja saja,” ucapnya.
“Kasihan rakyat, sudah gaduh tiap hari, ekonomi juga makin ambruk,” sambung Ferry.
Di sisi lain, dia menduga Prabowo tak merasa ekonomi lesuh. Mengingat orang di sekitarnya kekayaannya terus bertambah.
“Mungkin Presiden Prabowo ndak merasa ekonomi sedang tidak baik-baik saja, karena melihat orang-orang di sekitarnya makin gemuk-gemuk dan bertambah kekayaannya,” ungkaapnya.
“Kondisi ekonomi orang sekitar Presiden, bukan lah cermin kondisi rakyat,” sambung Ferry. (Arya/Fajar)
Source link
