Bagus Muljadi: Kabinet Bayangan di Inggris Alternatif Politik

PORTALUTAMA.NET,JAKARTA — Dosen Universitas Nottingham, Inggris, Bagus Muljadi menanggapi munculnya kabinet bayangan di Indonesia. Dia membandingkannya dengan di Inggris.
“Di Inggris, kabinet bayangan hadir sebagai alternatif politik yang relatif terbaca,” kata Bagus dikutip dari unggahannya di X, Sabtu (1/8/2026).
Melalui kabinet bayangan, bagus menjelaskan, kehadirannya bisa membuat publik melihat perbedaan ideologis. Berkaitan dengan isu yang berhubungan dengan publik.
“Publik dapat memperkirakan perbedaan ideologis dengan pemerintah, baik dalam soal pajak, imigrasi, privatisasi, biaya pendidikan, kebebasan sipil, hak LGBT, peran serikat pekerja, maupun batas intervensi negara dalam ekonomi,” ungkapnya.
Dia memberi contoh.
“Seorang pemilih Labour tradisional, misalnya, kurang lebih dapat menduga posisi yang akan diambil kabinet bayangannya bahkan sebelum seluruh nama diumumkan,” imbuhnya.
“Apakah biaya kuliah akan naik? apakah pajak akan makin besar?” sambung Bagus.
Menurutnya, kehadiran kabinet bayangan di Indonesia menarik. Apalagi belakangan ini ramai dibicarakan.
“Karena itu, menarik ketika gagasan kabinet bayangan mulai diperkenalkan di Indonesia,” ucapnya.
Mesk begitu, dia menilai ada pertanyaan mendasar yang pelru ditanyakan. Berkaitan dengan siapa saja yang mengisi kursi kabinet tersebut.
“Pertanyaannya bukan hanya track record orang-orangnya, atau seberapa kritis dan konsisten posisi mereka terhadap pemerintah,” imbuhnya.
“Tentu hal ini penting. Namun juga tradisi pemikiran politik apa yang mereka wakili? – sentris, liberal demokrat, sosialis, agamis? dan apa bedanya dengan pemerintah?” sambung Bagus.
Daftar Menteri Kabinet Bayangan
Kabinet Bayangan terdiri dari 15 menteri. Mereka berasal dari berbagai latar belakang.
Berikut ini daftarnya, beserta jabatan yang dibayangi:
1. Menteri Sekretaris Negara: Feri Amsari
Membayangi:
- Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi
- Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman
- Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI) Muhammad Qodari
2. Sekretaris Kabinet: Ahmad Jilul QF
Membayangi:
- Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya
3. Menteri Dalam Negeri & Keamanan Negara: Armand Suparman
Membayangi:
- Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian
- Menteri Koordinator Politik dan Keamanan Djamari Chaniago
- Kepala Kepolisian RI Listyo Sigit Prabowo
- Menteri Desa dan PDT Yandri Susanto
4. Menteri Luar Negeri: Shofwan Al-Banna Choiruzzad
Membayangi:
- Menteri Luar Negeri Sugiono
5. Menteri Pertahanan: Curie Maharani
Membayangi:
- Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin
6. Menteri Hak Perempuan & Kelompok Marginal: Khoirunnisa Nur Agustyati
Membayangi:
- Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi
- Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai
7. Menteri Hukum & Kebijakan Negara: Yance Arizona
Membayangi:
- Menteri Koordinator Bidang Hukum Yusril Ihza Mahendra
- Menteri Hukum Supratman Andi Agtas
- Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto
- Menteri PANRB Rini Widyantini
- Jaksa Agung ST Burhanuddin
8. Menteri Perekonomian, BUMN, Industri & Tenaga Kerja: Media Wahyudi Askar
Membayangi:
- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto
- Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita
- Menteri Perdagangan Budi Santoso
- Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani
- Menteri Koperasi Ferry Juliantono
- Menteri UMKM Maman Abdurrahman
- Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana
- Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya
- Kepala Badan Pengelola BUMN Dony Oskaria
9. Menteri Keuangan & Tata Kelola Anggaran: Bhima Yudhistira Adhinegara
Membayangi:
- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa
10. Menteri Jaminan Perlindungan Lingkungan Hidup, Pelestarian Hutan, Flora Nusantara & Pembatasan Izin Pertambangan: Iqbal Damanik
Source link
