Wacana Bansos Disalurkan Koperasi Desa, Ekonom UI Usul Tetap Transfer Langsung

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA – Ekonom UI Berly Martawardaya menanggapi wacana penyaluran bantuan sosial (bansos) melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP). Menurutnya, mekanisme transfer langsung ke rekening penerima tetap menjadi pilihan terbaik bagi masyarakat yang memiliki akses ke layanan perbankan.
Melalui unggahan di akun media sosial X pribadinya, Berly mengingatkan bahwa skema Bantuan Langsung Tunai (BLT) melalui transfer rekening telah diterapkan oleh beberapa presiden sebelumnya.
“Beberapa presiden sudah lakukan Bantuan Langsung Tunai dengan transfer langsung ke rekening penerima,” tulis Berly.
Ia menilai, bagi penerima yang memiliki akses ke perbankan, mekanisme transfer bank sebaiknya dipertahankan karena lebih efisien dan mampu meminimalkan potensi penyimpangan.
“Buat penerima yang punya akses ke perbankan lanjutkan mekanisme transfer bank, yang lebih rendah biaya dan rendah potensi pemotongan dan korupsi,” ujarnya.
Namun demikian, Berly memandang terdapat pengecualian bagi masyarakat yang tinggal di daerah dengan akses perbankan yang sulit.
Menurutnya, bansos dapat disalurkan melalui petugas kantor pos atau Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih apabila warga harus menempuh perjalanan lebih dari dua jam untuk mencapai kantor bank Himbara maupun mesin ATM.
“Kecuali di desa yang perlu lebih dari dua jam perjalanan buat ketemu kantor bank Himbara atau ATM-nya, maka oke dibayarkan lewat orang di kantor pos atau KDMP,” katanya.
Meski demikian, Berly menekankan pentingnya pengawasan yang ketat terhadap penyaluran bansos melalui mekanisme tersebut agar hak penerima tidak berkurang akibat praktik pemotongan.
“Itupun harus ada mekanisme pengawasan yang ketat supaya tidak terjadi pemotongan hak penerima,” tegasnya.
Source link
