News

Sopir Ekspedisi Ditemukan Tewas di Kamar Kos Makassar, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan dan Amankan Cangkul



PORTALUTAMA.NET, MAKASSAR – Warga di Jalan Lanraki Baru, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, mendadak gempar setelah seorang pria asal Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia di dalam kamar indekosnya, Senin (6/7/2026) pagi.

Korban ditemukan tergeletak di atas tempat tidur dengan luka terbuka pada bagian wajah. Sementara itu, polisi masih menyelidiki penyebab pasti kematiannya.

Kapolsek Biringkanaya, Kompol Setiawan A. Malik, membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Setiawan mengatakan aparat bergerak ke lokasi setelah menerima laporan dari warga.

“Berdasarkan laporan warga, benar telah ditemukan seorang laki-laki dalam keadaan meninggal dunia di dalam kamar kos,” ujar Setiawan kepada awak media di lokasi, Senin siang.

Polisi Temukan Luka di Tubuh Korban

Setelah tiba di lokasi, personel Polsek Biringkanaya bersama Tim Inafis Polrestabes Makassar dan Dokpol Polda Sulsel langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), identifikasi korban, serta mengumpulkan barang bukti.

“Ditemukan adanya luka pada tubuh korban. Tim Inafis Polrestabes Makassar dan Dokpol Polda Sulsel telah melakukan identifikasi untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban,” ucapnya.

Selain itu, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti yang nantinya akan diperiksa lebih lanjut di laboratorium forensik.

“Ada beberapa barang bukti yang kami amankan, termasuk sebuah cangkul di dekat TKP. Seluruh barang bukti akan diperiksa lebih lanjut di laboratorium forensik,” jelasnya.

Setiawan mengungkapkan korban ditemukan dalam posisi terbaring di atas tempat tidur. Namun, terdapat luka terbuka pada bagian wajah korban.

“Korban ditemukan dalam posisi terbaring, tetapi terdapat luka terbuka di bagian wajah,” ungkapnya.

Dugaan Pembunuhan Masih Didalami

Terkait penyebab meninggalnya korban, polisi belum mengambil kesimpulan.

Polisi masih mengumpulkan alat bukti serta meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengungkap peristiwa tersebut.

“Untuk dugaan pembunuhan memang ada, tetapi itu masih dugaan awal. Kami masih melakukan penyelidikan dan pendalaman,” tegas Setiawan.

Korban diketahui berinisial AU (45) dan sehari-hari bekerja sebagai sopir ekspedisi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, ia baru sekitar tiga bulan tinggal di rumah kos tersebut bersama seorang rekannya.

Korban Dikenal Tidak Pernah Bermasalah

Ketua RT setempat, Juni Wandai (38), mengatakan selama tinggal di lingkungan tersebut korban dikenal sebagai pribadi yang tidak pernah membuat keributan.

“Berdasarkan keterangan pemilik kos, korban sudah sekitar tiga bulan tinggal di sini bersama satu orang temannya. Sehari-harinya bekerja sebagai sopir,” kata Juni yang juga ditemui di lokasi.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *