News

Mardani Ingatkan Ancaman AI Usai PHK TikTok Tokopedia: Reskilling Harus Dipercepat



PORTALUTAMA.NET, JAKARTA – Politikus PKS, Mardani Ali Sera, angkat suara menyusul kabar pemutusan hubungan kerja (PHK) yang menimpa ribuan karyawan TikTok Tokopedia.

Ia mengingatkan pemerintah agar tidak menunggu gelombang PHK semakin meluas sebelum mengambil langkah konkret.

Mardani mengatakan, perlindungan terhadap tenaga kerja harus menjadi prioritas di tengah meningkatnya tantangan ekonomi dan perubahan dunia kerja.

“Jangan tunggu badai PHK datang lebih besar. Bertindak sekarang,” ujar Mardani, dikutip fajar.co.id, Jumat (3/7/2026).

Usulkan Satgas Penanganan PHK

Mardani mendorong pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan PHK yang bertugas mendampingi para pekerja yang kehilangan pekerjaan.

“Kita harus menjaga agar angkatan kerja Indonesia tidak terus berkurang. Sudah saatnya dibentuk Satgas Penanganan PHK,” ucapnya.

Ia berharap setiap pekerja yang terdampak PHK dapat segera memperoleh layanan pendampingan, pelatihan, hingga akses terhadap peluang kerja baru.

“Jadi tiap pekerja yang terkena PHK harus bisa segera melapor, mendapatkan pendampingan, pelatihan, dan akses penempatan kerja,” tukasnya.

Ia bahkan mengusulkan target yang terukur agar para korban PHK tidak terlalu lama menganggur.

“Targetnya jelas, maksimal tiga bulan sudah kembali bekerja,” tegas Mardani.

Ancaman AI Mengintai

Selain persoalan PHK, Mardani juga mengingatkan perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang mulai mengubah kebutuhan tenaga kerja di berbagai sektor.

“Di saat yang sama, ancaman AI tidak boleh diabaikan. Semakin banyak jenis pekerjaan yang mulai tergantikan oleh AI,” bebernya.

Menurut dia, pemerintah dan DPR perlu mempercepat program peningkatan keterampilan agar pekerja Indonesia mampu beradaptasi dengan perubahan tersebut.

“Karena itu, pemerintah dan DPR harus mempercepat program reskilling dan upskilling agar pekerja Indonesia siap menghadapi gelombang AI,” tandasnya.

Mardani mengatakan, dengan kebijakan yang tepat, perkembangan AI tidak hanya menjadi tantangan, tetapi juga dapat membuka peluang baru bagi dunia kerja.

“Dengan kebijakan yang tepat, AI justru bisa menjadi alat untuk menciptakan peluang baru untuk maju dan berkembang,” kuncinya.

TikTok Jadi Pemegang Saham Mayoritas Tokopedia

Sebagai informasi, TikTok resmi menjadi pemegang saham mayoritas Tokopedia setelah mengakuisisi 75,01 persen saham perusahaan tersebut pada akhir 2023. Sementara itu, sisa 24,99 persen saham masih dimiliki oleh GoTo.

Kolaborasi kedua perusahaan tersebut menghadirkan strategi bisnis yang saling melengkapi.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *