News

Tanjung Verde Cetak Sejarah Lolos ke 32 Besar Piala Dunia



PORTALUTAMA.NET,JAKARTA —  Tim nasional Tanjung Verde menorehkan sejarah di Piala Dunia FIFA 2026. Negara kepulauan kecil di Afrika itu berhasil melaju ke babak 32 besar untuk pertama kalinya.

Tanjung Verde memastikan tiket ke fase gugur usai bermain imbang 0-0 melawan Arab Saudi pada laga terakhir Grup H. Hasil tersebut cukup mengantarkan mereka finis sebagai runner-up grup. 

Keberhasilan itu terasa istimewa karena Tanjung Verde baru menjalani debut di putaran final Piala Dunia. Sebelum turnamen ini, mereka belum pernah tampil di panggung sepak bola terbesar dunia. 

Tanjung Verde menjadi salah satu kejutan terbesar sepanjang fase grup. Mereka mampu bersaing dengan tim-tim yang memiliki tradisi sepak bola jauh lebih kuat. 

Negara yang juga dikenal dengan nama Cabo Verde itu hanya memiliki sekitar 500 ribu penduduk. Jumlah tersebut bahkan lebih sedikit dibandingkan penduduk Kota Makassar yang telah melampaui 1,4 juta jiwa.

Dengan populasi sekitar setengah juta orang, Tanjung Verde menjadi negara berpenduduk paling sedikit yang pernah lolos ke fase gugur Piala Dunia. Catatan itu menambah nilai bersejarah atas pencapaian mereka. 

Perjalanan mereka dimulai dengan hasil mengejutkan saat menahan imbang Spanyol tanpa gol. Hasil tersebut langsung membuat dunia mulai melirik kekuatan Blue Sharks, julukan timnas Tanjung Verde. 

Pada pertandingan kedua, Tanjung Verde kembali menunjukkan mental kuat. Mereka bermain imbang 2-2 melawan Uruguay setelah sempat tertinggal. 

Di laga terakhir, mereka kembali meraih satu poin usai bermain 0-0 melawan Arab Saudi. Tambahan satu angka itu cukup mengunci posisi kedua Grup H. 

Kelolosan Tanjung Verde juga dibantu kemenangan Spanyol atas Uruguay. Hasil itu memastikan Uruguay gagal menyalip perolehan poin mereka. 

Begitu peluit akhir dibunyikan, para pemain langsung menunggu hasil pertandingan lain. Mereka kemudian berpesta setelah mengetahui Spanyol mengalahkan Uruguay. 

Gelandang Deroy Duarte yang terpilih sebagai pemain terbaik pertandingan mengaku bangga. Ia mengatakan keberhasilan lolos ke babak 32 besar merupakan mimpi yang menjadi kenyataan. 

“Sejujurnya, ini terasa luar biasa. Saya seperti sedang bermimpi. Sejak kecil saya selalu bermimpi bermain di Piala Dunia. Menjadi pemain terbaik pertandingan sekaligus mencetak sejarah adalah sesuatu yang tidak pernah saya bayangkan,” kata Deroy dikutip dari Reuters.

Keberhasilan Tanjung Verde mendapat sambutan meriah dari para pendukung. Perayaan berlangsung baik di stadion maupun di komunitas diaspora mereka di berbagai negara. 



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *