Komentar Pedas Andi Sinulingga Setelah Hasan Nasbi Berhadapan dengan Wakil Ketua BEM UI

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA – Aktivis Kolaborasi Rakyat Jakarta, Andi Sinulingga, merespons diskusi yang mempertemukan Hasan Nasbi dengan Wakil Ketua BEM Universitas Indonesia (UI), Fatimah Azzahra.
Andi memberikan pandangannya terkait perdebatan yang membahas gerakan mahasiswa dalam mengkritisi berbagai kebijakan pemerintah.
Ia mengatakan, dialog tersebut sejatinya mempertemukan dua pihak dengan tingkat pengalaman yang berbeda jauh.
Ada Ketimpangan Pengalaman
Andi menegaskan bahwa mahasiswa yang terlibat dalam diskusi masih berada pada fase belajar dan memiliki pengalaman yang belum sebanding dengan pejabat negara maupun tokoh publik yang telah lama berkecimpung dalam ruang dialektika.
Karena itu, ia memandang diskusi semacam itu tidak berada pada posisi yang benar-benar setara.
“Sebenarnya tidak seimbang berdialog dengan mahasiswa yang usianya sama dengan usia anak-anak kita, yang pengalaman dan jam terbang dialektikanya jauh di bawah kita-kita,” ujar Andi, dikutip fajar.co.id, Kamis (25/6/2026).
Lebih lanjut, Andi berpandangan bahwa seorang staf khusus presiden semestinya berdiskusi dengan kalangan yang memiliki pengalaman dan kapasitas keilmuan yang lebih tinggi.
Baginya, forum dialog yang melibatkan pejabat negara idealnya mempertemukan pihak-pihak yang memiliki tingkat pengalaman yang relatif setara.
“Dialog stafsus presiden itu harusnya dengan para ahli yang berpengalaman, bukan mahasiswa,” tandasnya.
Sindiran soal Hasil Diskusi
Meski menilai terdapat ketimpangan pengalaman dalam forum tersebut, Andi tetap menyinggung jalannya diskusi yang telah menjadi perhatian publik.
Ia menyerahkan penilaian kepada masyarakat yang menyaksikan langsung jalannya dialog antara Hasan Nasbi dan Fatimah Azzahra.
Terlebih, dalam tayangan video yang saat ini beredar di X, Hasan Nasbi tampak kalah telah oleh Fatimah.
“Tapi, bagaimanapun juga, lihat saja sendiri,” kuncinya.
Sebelumnya, perdebatan antara Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi, Hasan Nasbi, dan Wakil Ketua BEM Universitas Indonesia (UI), Fatimah Azzahra, menjadi salah satu momen yang paling menyita perhatian dalam program Catatan Demokrasi tvOne.
Keduanya terlibat adu argumentasi saat membahas komitmen pemerintah dalam pemberantasan korupsi.
Perdebatan itu kemudian ramai diperbincangkan publik karena memperlihatkan perbedaan cara pandang antara pemerintah dan kalangan mahasiswa dalam menilai keberhasilan upaya antikorupsi.
Hasan Nasbi Sebut Penindakan Jadi Bukti Komitmen
Dalam forum tersebut, Hasan Nasbi menilai langkah penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang memiliki kedekatan dengan presiden menjadi indikator nyata bahwa pemerintah tidak memberikan perlakuan khusus dalam pemberantasan korupsi.
Source link
