Ikuti Kata Hati, Bukan Tetangga! Pesan Fitra Eri untuk Calon Pembeli Mobil

PORTALUTAMA.NET, MAKASSAR — Membeli mobil merupakan keputusan finansial yang tidak kecil. Namun, menurut pembalap sekaligus selebritis otomotif Fitra Eri Purwotomo, masih banyak orang yang melakukan kesalahan saat memilih kendaraan pertamanya.
Menariknya, kesalahan tersebut sering kali tidak disadari oleh pemilik mobil itu sendiri.
Akibatnya, kendaraan yang telah dibeli dengan nilai ratusan juta rupiah justru tidak memberikan kepuasan maksimal dalam penggunaannya.
Hal itu disampaikan Fitra saat menjadi narasumber dalam talk show pada event BRI Consumer Expo 2026 Goes to Makassar, Minggu (21/6/2026).
Terlalu Mengikuti Tren dan Pilihan Orang Lain
Dikatakan Fitra, kesalahan yang paling sering terjadi adalah ketika seseorang lebih banyak mempertimbangkan tren atau pilihan orang lain dibanding kebutuhan pribadinya.
Ia melihat banyak calon pembeli sebenarnya sudah mengetahui kendaraan yang paling sesuai dengan kebutuhannya.
“Yang paling seru kesalahan orang saya lihat adalah tapi orang itu tidak menyadari bahwa itu kesalahan,” ujar Fitra.
Hanya saja, pilihan itu berubah setelah melihat kendaraan yang populer di lingkungan sekitar.
“Adalah terlalu melihat trend atau orang lain tanpa melihat kebutuhannya sendiri,” ucapnya.
Fitra kemudian menggambarkan kondisi yang sering ditemuinya saat masyarakat hendak membeli mobil.
“Saya pengennya ini sebenarnya, ini yang paling cocok dengan kebutuhan saya,” Fitra menuturkan.
“Tapi kok di daerah saya banyak yang beli mobil ini yah. Yah sudahlah biar aman, biar gampang jual lagi. Belum beli sudah pikir jualnya,” tambahnya.
Mobil Bukan Sekadar Alat Transportasi
Ditekankan Fitra, kendaraan yang dipilih sesuai kebutuhan akan memberikan pengalaman berkendara yang jauh lebih menyenangkan dibanding sekadar mengikuti tren pasar.
Karena itu, ia menyayangkan jika keputusan membeli mobil hanya didasarkan pada faktor popularitas atau pertimbangan nilai jual kembali.
“Padahal kepemilikan mobil itu bisa jauh lebih bermanfaat dibanding sekadar alat transportasi,” tegasnya.
Ia menganggap bahwa kendaraan yang tepat dapat memberikan kenyamanan dan kepuasan dalam aktivitas sehari-hari.
“Kalau mobil yang kita pilih sesuai dengan kebutuhan kita, kita akan lebih happy pakainya. Setiap perjalanan dengan mobil itu akan menjadi lebih bermakna,” imbuhnya.
Penyesalan Kerap Muncul Setelah Membeli
Fitra mengatakan, tidak sedikit orang yang akhirnya merasa kurang puas setelah membeli mobil yang sebenarnya bukan pilihan utama mereka.
Perasaan tersebut muncul karena kendaraan yang dibeli tidak sepenuhnya sesuai dengan keinginan maupun kebutuhan pribadi.
Source link
