Yonif TP 855 Diproyeksikan Jadi Simpul Penting Pertahanan Aceh

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin meminta prajurit Batalion Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 855/Raksaka Dharma tidak hanya berfokus pada tugas pengamanan wilayah, tetapi juga aktif melaksanakan pembinaan teritorial dan pemberdayaan masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Sjafrie saat mengunjungi markas Yonif TP 855/Raksaka Dharma di Panglima Linting, Dabun Gelang, Kabupaten Gayo Lues, Aceh, Kamis (18/6/2026).
Dalam kunjungan itu, Menhan menegaskan bahwa keberadaan Yonif TP 855/RD memiliki peran strategis dalam memperkuat sistem pertahanan wilayah, khususnya di kawasan tengah Provinsi Aceh.
Menurut Sjafrie, satuan teritorial pembangunan harus mampu menjadi garda terdepan yang tidak hanya menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga hadir di tengah masyarakat untuk mendukung pembangunan daerah.
“Kehadiran Yonif Teritorial Pembangunan tidak hanya berfungsi menjaga stabilitas keamanan wilayah, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pembinaan teritorial, pemberdayaan wilayah, serta kegiatan sosial kemasyarakatan,” ujar Sjafrie dalam keterangan resmi Biro Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan.
Ia menekankan pentingnya membangun satuan yang profesional, adaptif, dan memiliki kedekatan dengan masyarakat sebagai bagian dari strategi pertahanan yang menyatu dengan lingkungan sekitar.
Dalam kesempatan tersebut, Sjafrie juga memberikan apresiasi kepada prajurit Yonif TP 855/RD atas berbagai kegiatan sosial yang telah dijalankan. Kegiatan tersebut antara lain keterlibatan dalam penanggulangan bencana, donor darah, hingga berbagai program bantuan bagi masyarakat di sekitar wilayah satuan.
Selain memberikan pengarahan, Menhan menerima paparan dari Komandan Yonif TP 855/RD mengenai kondisi satuan, kesiapan personel, perkembangan pembangunan pangkalan, serta pelaksanaan program pembinaan teritorial yang telah dijalankan bersama masyarakat setempat.
Sjafrie turut meninjau sejumlah fasilitas dan sarana pendukung yang digunakan prajurit dalam menjalankan tugas operasional di wilayah pedalaman Aceh.
Kementerian Pertahanan, lanjut Sjafrie, berkomitmen untuk terus mendukung penguatan satuan melalui pemenuhan kebutuhan personel, peningkatan fasilitas, serta pembangunan infrastruktur pendukung lainnya.
Dukungan tersebut dinilai penting guna memastikan kesiapan operasional Yonif TP 855/RD sebagai salah satu simpul strategis dalam sistem pertahanan wilayah Aceh di masa mendatang. (Pram/fajar)
Source link
