Tempati Posisi ke-22 di Sesi Latihan Bebas, jadi Perkenalan Pahit Veda Ega Pratama di Sirkuit Brno

PORTALUTAMA.NET,JAKARTA — Hasil kurang memuaskan didapatkan pembalap Indonesia yang saat berjuang di ajang Moto3 2026, Veda Ega Pratama.
Turun di sesi sesi latihan bebas pertama (FP1) Moto3 di Grand Prix Ceko 2026, Sirkuit Brno, Veda Ega Pratama dapat yang jauh dari harapan.
Di sesi latihan bebas itu, Veda Ega hanya mampu menempati posisi ke-22 dalam daftar catatan waktu sementara pada Jumat (19/6/2026).
Ia mencatatkan waktu terbaik 2 menit 07,544 detik. Catatan tersebut masih terpaut cukup jauh dari pembalap tercepat sesi, Hakim Danish asal Malaysia, yang membukukan waktu 2 menit 04,938 detik.
Hasil ini memang belum terlalu berpengaruh sekaligus dan belum jadi gambaran bagaimana pemain di balapan nantinya.
Itu berarti masih ada peluang bagi pembalap Indonesia itu untuk bangkit. Melalui sesi sesi practice dan kualifikasi yang akan menentukan peluang mereka untuk meraih posisi start terbaik pada balapan utama akhir pekan ini.
Veda Ega Akui Masih Buta dengan Sirkuit Brno
Soal hasil ini tentunya tidak mengejutkan, pasalnya Veda Ega Pratama sendiri mengakui masih belum tahu dengan jelas soal lintasan ini.
Pengalaman pahit akibat terganjal sanksi penalti di Balaton Park, Hungaria, pekan lalu justru dijadikan modal berharga untuk tampil lebih cerdik di Brno.
“Setelah apa yang terjadi di Balaton Park, di mana hasil akhirnya tidak sesuai dengan ekspektasi kami, saya sangat menantikan tantangan berikutnya di Brno,” kata Veda Ega Pratama dipetik dari keterangan resmi tim.
“Hal terpenting adalah kami belajar banyak dari akhir pekan lalu, terutama tentang bagaimana beradaptasi cepat dengan sirkuit baru dan mengelola situasi sulit saat balapan.”
Pembalap jebolan Astra Honda Racing Team ini mengaku sangat antusias menatap layout Brno yang menantang.
Dan sirkuit ini sebelumnya juga diakuinya sebagai lintasan yang sama sekali baru untuk dirinya dan ini perdana kali ia tampil ditempat tersebut.
“Brno akan menjadi trek yang sama sekali baru bagi saya, tetapi saya sangat termotivasi karena sirkuit ini terlihat sangat menarik dengan banyak perubahan elevasi dan tikungan yang mengalir,” tuturnya.
“Target utama saya adalah belajar selangkah demi selangkah, memahami feeling di atas motor, dan membangun kepercayaan diri sejak sesi pertama,” paparnya.
“Kami tahu kami memiliki potensi yang bagus, jadi saya ingin fokus menjalani akhir pekan yang kuat, berkembang setiap hari, dan bertarung demi hasil terbaik,” pungkasnya.
(Erfyansyah/fajar)
Source link
