PIK Tourism Board Perkuat Pariwisata Berkelanjutan Lewat Tourism Workshop Vol. 4

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — PIK Tourism Board menggelar Tourism Workshop Vol. 4 sebagai upaya memperkuat pengembangan pariwisata yang berdampak bagi kawasan dan masyarakat.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu, 10 Juni 2026 itu mengangkat tema “Building Impact Together: From Destination to Contribution.”
Melalui tema tersebut, PIK Tourism Board mendorong agar destinasi wisata tidak hanya menjadi tempat kunjungan. Lebih jauh, destinasi diharapkan mampu memberi kontribusi terhadap lingkungan, seni dan budaya, serta UMKM dan ekonomi lokal.
Head of Tourism Development Agung Sedayu Group, Fenny Maria, menyampaikan pariwisata perlu tumbuh dengan arah yang lebih berkelanjutan. Menurut dia, destinasi yang kuat harus memberi manfaat nyata bagi banyak pihak.
“Pariwisata hari ini tidak cukup hanya menghadirkan destinasi yang menarik. Pariwisata juga harus memberi kontribusi bagi lingkungan, budaya, komunitas, dan ekonomi lokal,” ujar Fenny.
Dalam workshop tersebut, peserta membahas tiga pilar penting dalam pengembangan pariwisata berdampak. Ketiganya adalah lingkungan berkelanjutan, seni dan budaya, serta UMKM dan ekonomi lokal.
Pilar tersebut menjadi dasar untuk membangun destinasi yang tidak hanya ramai dikunjungi, tetapi juga memberi nilai bagi masyarakat sekitar. Dengan begitu, pariwisata dapat menjadi ruang bersama yang mendukung keberlanjutan kawasan.
Fenny menegaskan, kolaborasi menjadi bagian penting dalam pengembangan destinasi wisata.
“Kami ingin destinasi berkembang sebagai ruang bersama. Bukan hanya tempat untuk dikunjungi, tetapi juga tempat yang memberi nilai dan dampak bagi masyarakat di sekitarnya,” katanya.
Sementara itu, Tourism Planning and Research Analyst, Raras Wening Pratiti, menilai pengembangan destinasi perlu memperhatikan berbagai aspek, termasuk potensi kawasan dan kebutuhan pengunjung.
“Pengembangan destinasi perlu melihat banyak aspek, mulai dari kebutuhan pengunjung, potensi kawasan, lingkungan, hingga keterlibatan masyarakat. Dari sana, pariwisata bisa memberi nilai yang lebih luas,” ujar Raras.
Workshop tersebut juga diisi dengan sesi diskusi kelompok. Para peserta membahas langkah penguatan destinasi agar dapat menghadirkan pengalaman wisata yang lebih bermakna.
Tourism Workshop Vol. 4 menjadi bagian dari komitmen PIK Tourism Board dalam membangun ekosistem pariwisata yang lebih kolaboratif. Melalui kegiatan ini, pengembangan destinasi diarahkan agar mampu menciptakan dampak jangka panjang bagi masyarakat, pelaku usaha lokal, komunitas, dan kawasan. (Pram/fajar)
Source link
