Aksi Besar Mahasiswa Digelar di Makassar, Polisi Ingatkan Bahaya Penyusup

PORTALUTAMA.NET, MAKASSAR – Gelombang aksi unjuk rasa yang akan digelar mahasiswa di sejumlah titik di Kota Makassar, Senin (15/6/2026), mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian.
Aksi yang disebut sebagai bentuk respons terhadap sejumlah kebijakan pemerintah pusat itu diperkirakan melibatkan massa dari berbagai aliansi dan organisasi mahasiswa.
Untuk memastikan kegiatan berlangsung aman dan tertib, Polrestabes Makassar menyiapkan ribuan personel pengamanan.
Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, mengatakan jumlah personel yang diterjunkan akan disesuaikan dengan jumlah massa yang turun ke jalan.
Personel Disesuaikan dengan Jumlah Massa
Arya menjelaskan, pola pengamanan yang diterapkan mengacu pada estimasi jumlah peserta aksi di lapangan.
Menurutnya, aparat akan menyiapkan personel lebih banyak dibandingkan jumlah massa yang diperkirakan hadir.
“Kalau pengunjuk rasa hanya 100 orang, yang kita siapkan 150 orang. Kalau pengunjuk rasa 1.000 orang, ya kita siapkan 1.500 orang,” ujar Arya, Senin siang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, terdapat beberapa lokasi yang akan menjadi pusat konsentrasi massa di Kota Makassar.
Di antaranya kawasan bawah jembatan flyover Jalan Urip Sumoharjo, depan Kampus UIN Alauddin Makassar di Jalan Sultan Alauddin, hingga kantor sementara DPRD Sulawesi Selatan di Jalan AP Pettarani.
Meski demikian, Arya menyebut situasi hingga saat ini masih dalam kondisi kondusif seperti hari-hari sebelumnya.
“Saat ini, pengunjuk rasa alhamdulillah sama dengan hari-hari lainnya. Pengerahan anggota untuk pelayanan unjuk rasa dilaksanakan sesuai jumlah pengunjuk rasa,” ungkapnya.
Polisi Harapkan Aksi Berjalan Tertib
Polrestabes Makassar menegaskan pengamanan dilakukan bukan untuk menghalangi penyampaian aspirasi masyarakat, melainkan memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan lancar.
Arya berharap para peserta aksi dapat menyampaikan tuntutannya dengan tertib sehingga pesan yang ingin disuarakan dapat diterima dengan baik.
“Kita harapkan bisa tertib, aman, nyaman, dan lancar sehingga maksud dari pengunjuk rasa bisa tersampaikan,” imbuhnya.
Selain menyiapkan pengamanan, Arya juga mengingatkan para peserta aksi agar tetap waspada terhadap pihak-pihak yang berpotensi memanfaatkan situasi.
Ia meminta koordinator lapangan maupun peserta aksi mengenali setiap anggota kelompoknya dan tidak mudah terpancing oleh provokasi.
“Berhati-hati terhadap pihak-pihak yang mau memprovokasi dan mengintimidasi. Hati-hati terhadap penyusup yang ingin merusak niat baik dari pengunjuk rasa,” tandasnya.
Aksi unjuk rasa yang digelar hari ini diketahui merupakan bagian dari respons sejumlah kelompok mahasiswa terhadap berbagai kebijakan pemerintah yang dinilai perlu mendapat perhatian dan evaluasi.
Source link
