News

Video TKW Dipukuli Majikan Viral, Ahmad Dhani Desak Presiden: Biar Kami yang Mengadili



PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Musisi senior sekaligus politikus Ahmad Dhani kembali bikin geger jagat maya. Lewat akun Instagram @ahmaddhaniofficial, pentolan Dewa 19 itu mengunggah video kekerasan terhadap seorang perempuan pekerja migran Indonesia atau TKW (Tenaga Kerja Wanita) di Malaysia, disertai tuntutan keras ke Presiden RI.

Unggahan yang tayang pada Minggu (14/6/2026) itu langsung viral. Dalam 12 jam video sudah disukai 14,4 ribu akun dan dibanjiri 2.811 komentar pro-kontra.

Dalam caption singkatnya, Ahmad Dhani menulis pesan tegas, “PRESIDEN ku, tolong tangkap mereka bawa ke Indonesia. Biar kami yang mengadili…”

Video berdurasi pendek itu memperlihatkan seorang perempuan yang disebut TKW mendapat perlakuan keji. Ia dipukuli dan ditendang dua orang yang disebut sebagai majikannya di Malaysia. Belum ada informasi resmi soal kapan dan di mana persisnya kejadian itu berlangsung.

Tuntutan “biar kami yang mengadili” dari Dhani sontak memicu diskusi panas. Kalimat itu dianggap sebagian netizen sebagai bentuk kemarahan wajar. Tapi sebagian lain menilai berisiko memicu main hakim sendiri.

Kolom Komentar Unggahan Ahmad Dhani Pecah Jadi 3 Kubu

Ruang komentar unggahan suami Mulan Jameela ini langsung riuh. Secara garis besar netizen terbagi 3:

  1. Dukungan Penuh ke Dhani
    Banyak penggemar sepakat dengan kemarahan Dhani. Mereka ikut mengecam pelaku dan mendesak aparat hukum bergerak cepat. “Setuju Mas Dhani! Jangan biarkan WNI disiksa di negeri orang,” tulis salah satu komentar teratas.
  2. Minta Kronologi Jelas
    Tak sedikit yang bingung dan meminta kejelasan. Publik ingin tahu identitas korban, lokasi kejadian, dan siapa “mereka” yang dimaksud Dhani.
    “Ini kasus yang mana lagi Mas Dhani? Tolong diperjelas biar masyarakat paham,” tulis akun @xxx.
    “Video lama atau baru? Udah lapor KBRI belum?” sahut netizen lain.
  3. Ingatkan Jangan Main Hakim Sendiri
    Sebagian warganet mengingatkan agar proses hukum diserahkan ke pihak berwenang. Mereka khawatir ajakan “biar kami yang mengadili” disalahartikan jadi pembenaran aksi anarkis.
    “Marah boleh, tapi hukum tetap hukum. Serahkan ke polisi & KBRI Malaysia,” tulis komentar yang mendapat ratusan like.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan lanjutan dari Ahmad Dhani terkait detail identitas korban, kronologi, maupun status hukum kasus tersebut. Pihak KBRI Kuala Lumpur juga belum mengeluarkan pernyataan resmi.

Kasus kekerasan terhadap TKI/TKW di Malaysia memang bukan kali pertama viral. Namun unggahan tokoh publik seperti Ahmad Dhani membuat isu ini kembali jadi sorotan nasional. Tekanan publik ke pemerintah dan aparat penegak hukum pun dipastikan meningkat. (sam/fajar)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *