Pukulan Telak bagi Belanda! Jurriën Timber Gagal Tampil di Piala Dunia karena Cedera

PORTALUTAMA.NET — Jurriën Timber dipastikan absen dari Piala Dunia karena cedera pangkal paha, demikian konfirmasi tim nasional Belanda. Bek kanan Arsenal ini sebenarnya sudah absen di sebagian besar pertandingan Liga Primer Inggris karena cedera saat The Gunners berusaha meraih gelar juara untuk pertama kalinya sejak 2004.
Namun, ia kembali bermain pada final Liga Champions, menggantikan Cristhian Mosquera pada menit ke-66. Ia tidak mengambil penalti saat Arsenal kalah dalam adu penalti.
Timber awalnya masuk dalam skuad Piala Dunia yang dipilih oleh pelatih Ronald Koeman, meskipun mengalami masalah cedera yang berkelanjutan, tetapi ia kini telah dipulangkan setelah dianggap belum cukup pulih dari masalah pangkal pahanya untuk memainkan peran yang bertanggung jawab secara medis di turnamen tersebut.
“Jurriën Timber absen di Piala Dunia 2026. Bek berusia 24 tahun itu belum pulih sepenuhnya dari cedera pangkal paha untuk berpartisipasi di Piala Dunia secara bertanggung jawab secara medis,” demikian bunyi pernyataan Timnas Belanda.
“Setelah berkonsultasi dengan staf medis, diputuskan bahwa Timber akan meninggalkan kamp pelatihan tim nasional di New York setelah pertandingan melawan Uzbekistan. Kami semua bersamamu, Jurrien.”
Lutsharel Geertruida dari Sunderland dipanggil untuk menggantikan Timber, yang telah mencatatkan 23 penampilan untuk De Oranje.
Jurriën
Kabar tentang absennya Timber dari kamp Belanda dikonfirmasi tak lama setelah pengumuman susunan pemain untuk pertandingan persahabatan pemanasan melawan Uzbekistan pada Senin malam, yang akan digelar di New York.
Berbicara pada hari Senin, Koeman menjelaskan bahwa Timber telah membuatnya terkesan ketika dalam kondisi fit, tetapi mengungkapkan bahwa ia belum dapat berlatih bersama rekan-rekan setimnya di timnas Belanda secara teratur sejak bergabung dengan skuad.
“Ketika ia berlatih dan dalam kondisi prima, ia memberikan kesan yang baik. Itu tidak terjadi setiap hari.”
Belanda tergabung dalam grup Piala Dunia yang sulit. Mereka akan menghadapi Jepang di pertandingan pembuka turnamen, sebelum kemudian menghadapi Swedia yang kembali bugar di bawah asuhan Graham Potter dan Tunisia. (fajar)
Source link
