News

Rupiah Sentuh Rp18.075 per Dolar AS, Andhika Pratama Lempar Sindiran Menohok



PORTALUTAMA.NET, JAKARTA – Presenter kondang Andhika Pratama melayangkan sindiran keras terhadap kondisi negara belakangan ini.

Mulai dari melemahnya nilai tukar rupiah hingga sejumlah kebijakan pemerintah yang dinilainya tidak masuk akal.

Tulisan tersebut diunggah Andhika melalui akun media sosial pribadinya. Ia memulai dengan menyoroti pelemahan rupiah yang disebutnya sebagai rekor buruk yang terus berulang.

Per 5 Juni 2026, rupiah menyentuh level Rp18.075,70 per dolar Amerika Serikat (USD).

“Pecah rekor berturut-turut rupiah oh… rupiah,” tulisnya.

Andhika kemudian melanjutkan dengan sederet sindiran yang diduga mengarah pada sejumlah program pemerintah dan kondisi ekonomi nasional saat ini.

Mulai dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tak henti menuai sorotan. Belum lagi program Koperasi Desa yang memicu berbagai polemik.

Ia juga menyinggung kunjungan ke luar negeri yang dilakukan sejumlah pejabat di tengah tekanan ekonomi domestik.

Tak hanya itu, Andhika turut mengkritik sejumlah pernyataan pemerintah yang dinilainya tidak sejalan dengan kondisi yang dirasakan masyarakat di lapangan.

“Terusin aja MBG-nya, terusin aja kopdesnya, terusin aja ke luar negerinya, terusin aja statement ngawurnya,” kata suami Ussy Sulistiawaty tersebut.

Tak berhenti di situ, kalimat sarkasme Andhika berlanjut dengan menyinggung pemerintah yang dinilainya terus menyampaikan bahwa kondisi saat ini baik-baik saja.

Belum lagi aturan pajak baru yang kerap menuai protes dari masyarakat maupun pelaku usaha karena dianggap menambah beban ekonomi.

“Terusin aja bilang ‘baik-baik aja’, terusin aja bikin aturan pajak barunya, terusin aja terus, terus, terus pecahin lagi rekornya,” lanjut Andhika.

Unggahan Andhika tersebut dengan cepat mendapat respons dari warganet dan memicu diskusi panjang.

Banyak yang menilai sang publik figur sedang menyuarakan keresahan yang selama ini dirasakan masyarakat terkait kondisi ekonomi nasional.

Namun, tidak sedikit pula yang menganggap tulisan tersebut merupakan bentuk kritik tajam terhadap pemerintahan Prabowo Subianto. (Elva/Fajar)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *