News

Menkeu Purbaya Bantah Isu Mundur di Tengah Anjloknya Rupiah, Tetap Optimis IHSG Rebound



PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membantah kabar dirinya mundur dari jabatan. Dengan nada santai, bendahara negara itu memastikan isu yang viral di media sosial tidak benar.

“Ha ha enggak bener lah,” kata Purbaya lewat pesan WhatsApp ke JawaPos (grup FAJAR), Kamis (4/6/2026).

Hingga sore ini, Purbaya masih terlihat berkantor di Gedung Kemenkeu, Jakarta Pusat.

Sebelumnya, rumor reshuffle memicu spekulasi nama Chatib Basri hingga Budi Gunadi Sadikin digadang-gadang jadi penggantinya di tengah anjloknya nilai tukar rupiah.

IHSG Ambruk 101 Poin, Sektor Properti Paling Tertekan

Isu di level menteri berbarengan dengan tekanan di pasar saham. IHSG ditutup anjlok 101,28 poin atau 1,70% ke level 5.839,785 pada Kamis 4/6/2026.

Perdagangan dibuka di 5.919,56 lalu sempat menyentuh puncak 5.924,50. Tapi tekanan jual langsung datang. IHSG bahkan menyentuh titik terendah 5.644,23 sebelum akhirnya menutup sesi di zona merah.

Data perdagangan hari ini:

  • Volume: 39,2 miliar saham, senilai Rp25,2 triliun
  • Saham melemah: 623 emiten
  • Saham menguat: 106 emiten
  • Stagnan: 85 emiten

Seluruh 11 sektor IDX-IC kompak melemah. Sektor properti jadi korban paling parah dengan koreksi 4,07%. Disusul sektor cyclical 3,28% dan non-cyclical 2,36%.

Top Gainers: PNLF, MTEL, ADRO, MDKA, ARTO
Top Losers: INCO, INTP, ASII, DSSA, BFIN

Bursa Asia Ikut Merah, Purbaya: Fondasi Ekonomi Tetap Solid

Tekanan juga melanda bursa regional Asia. Nikkei Jepang turun 1,36% ke 67.470,69. Hang Seng Hong Kong ambruk 1,48% ke 25.253,40. Shanghai China minus 0,64% dan Straits Times Singapura melemah 1,07%.

Di tengah sentimen negatif, Purbaya tetap optimis IHSG akan berbalik menguat. Ia menilai fundamental ekonomi Indonesia masih kuat jadi penopang.

“Saya yakin IHSG akan naik lagi karena fondasi ekonomi bagus,” ujar Purbaya di Kompleks Parlemen, Jakarta.

Menkeu tidak pasang target khusus level IHSG tahun ini. Tapi ia menyorot inflasi Mei 2026 yang terjaga 3,08% yoy. Angka itu masih aman di rentang target BI 2,5% ±1%.

“Indikator makro seperti inflasi terkendali ini yang jadi modal IHSG untuk rebound,” pungkasnya.

Sebagai informasi, IHSG sudah 3 hari beruntun di zona merah. Analis menyebut kombinasi isu global dan rumor domestik bikin investor wait and see sampai kepastian kebijakan jelas. (bs-sam/fajar)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *