News

Dari Susu 2 Liter, 3.000 Lele, hingga 19.000 Sapi per Hari: Rentetan Pernyataan Kontroversial Eks Kepala BGN



PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Pernyataan kontroversial mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana menjadi sorotan usai dicopot oleh Presiden Prabowo Subianto. Ada sejumlah pernyataan dan kebijakan kontroversial yang cukup menyita perhatian masyarakat luas.

Pernyataan dan kebijakan tersebut tentu saja berkaitan dengan pelaksanaan program prioritas Presiden Prabowo Subianto, Makan Bergizi Gratis (MBG). Anggaran jumbo, menu MBG, pengawasan, hingga wacana perluasan program ke luar negeri jadi perbincangan hangat terlebih lagi di media sosial.

Berikut sejumlah jejak kontroversial Dadan Hindayana yang coba dirangkum fajar.co.id.

Konsumsi Susu Dua Liter per Hari

Dalam salah satu pernyataan, Dadan menyebut bahwa berdasarkan pengalamannya terhadap kedua anaknya yang mengalami pertumbuhan tinggi badan setelah rutin mengonsumsi susu dalam jumlah tersebut. Itu dia sampaikan di Pondok Pesantren Syaichona Muhammad Cholil, Bangkalan, Jawa Timur, pada 26 Mei 2025.

Pengawasan MBG Libatkan BPOM

Merespons banyaknya kasus keracunan MBG, Dadan menyebut pihaknya telah bekerja sama dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dalam pengawasan program tersebut.

Namun, dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR, Kepala BPOM, Taruna Ikrar menyatakan lembaganya tidak terlibat langsung dalam pengawasan standar kelayakan dapur dan makanan, melainkan hanya menangani kasus ketika terjadi keracunan.

Satu Ekor Lele per Siswa

Dalam sidang kabinet paripurna bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (15/12/2025), Dadan menyebut menu satu ekor lele disediakan untuk satu orang.

Mulanya, Dadan memerinci besarnya pasokan bahan baku yang diserap Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) atau dapur umum. Dalam satu kali masak, SPPG membutuhkan 200 kilogram beras dan 350 kilogram sayur.

“Kalau pisang itu 3.000 pisang. Itu artinya 150 sisir dan itu artinya 15 tandan. Artinya 15 pohon pisang harus ada sekali makan. Nah, kemudian kalau masak lele itu, Pak, harus ada 3.000 lele. Itu dua kolam bioflok harus tersedia,” ucap Dadan.

“Itu yang 3.000 lele sehari, itu 3.000 lele di tiap SPPG?” tanya Prabowo. “Satu SPPG, Pak,” jawab Dadan.

Belajar Program MBG di India

Dadan Hindayana menyebut India akan memberikan bimbingan teknis untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Dia menyebut, sebelum memulai program MBG, BGN telah berkunjung ke India untuk melihat role model di sana.

“Saya kira nanti bimbingan teknis dari India akan membantu untuk meningkatkan kualitas pelayanan MBG di Indonesia,” kata Dadan di Istana Kepresidenan, Jakarta, 30 Oktober 2025.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *