News

Jubir Gerindra soal MBG dalam Bentuk Uang: Nanti Ibu-Ibu Tak Tahu Cara Belanjanya, Dipakai Judol dan Rokok



PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Juru Bicara Partai Gerindra, Astrio Feligent, tidak sepakat jika program Makan Bergizi Gratis (MBG) diberikan dalam bentuk uang tunai.

“Pertanyaannya, kenapa sih kita tidak memberikan cash saja? Bukannya kita suuzan bahwa ibu-ibu nanti tidak tahu cara membelanjakannya,” kata Astrio, dikutip dari YouTube CNN Indonesia, Kamis (11/6/2026).

Dia khawatir uang tersebut justru digunakan untuk hal-hal yang tidak produktif, alih-alih untuk memenuhi kebutuhan gizi anak.

“Nanti justru spending money-nya digunakan untuk hal-hal yang tidak produktif seperti judol, rokok, dan sebagainya,” ucapnya.

Menurut Astrio, konsep MBG yang diterapkan saat ini dibuat agar tetap sesuai dengan visi awal program.

“Tetapi yang lebih diutamakan adalah kenapa program ini dibentuk dalam bentuk MBG. Karena itu supaya program ini tepat sasaran sesuai dengan visi awalnya,” ujar Astrio.

Jika bantuan diberikan dalam bentuk tunai, menurutnya akan sulit melakukan pengawasan terhadap penggunaannya.

“Ini yang akan sulit mekanisme kontrolnya ketika kita melakukan full decentralization, kita membiarkan ibu-ibu yang harus memasak semuanya,” katanya.

Selain itu, ia menilai diperlukan pemahaman khusus untuk mengetahui kebutuhan gizi setiap anak.

“Tidak bisa menciptakan keseragaman, karena porsi anak dari usia sekian sampai sekian membutuhkan kalori minimal sekian, dengan protein minimal sekian,” terang Astrio.

Karena itu, konsep penyediaan makanan melalui dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dinilai dapat membuat program berjalan lebih efektif.

“Tapi pada dasarnya prinsip kita membuat program ini dalam bentuk makanan, bukan dalam bentuk cash, adalah supaya semuanya bisa terukur, supaya ada keseragaman, terutama dari nilai nutrisi yang diciptakan,” pungkasnya.

(Arya/Fajar)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *