UMB Minta Rifaldy ke Bulukumba Klarifikasi Pencatutan Kampusnya: Jika Tidak Kami Ambil Langkah Hukum

PORTALUTAMA.NET,BULUKUMBA — Universitas Muhammadiyah Bulukumba (UMB) meminta Rifaldy Fajar datang langsung ke Bulukumba, Sulawesi Selatan mengklarifikasi pencatutan lembaga mereka. Rifaldy mengaku bakal memenuhinya.
Rifaldy merupakan pemimpin tim peneliti yang kepergok palsukan riset di konferensi International Society of Pneumonia and Pneumococcal Diseases (ISPPD) 2026 di Kopenhagen, Denmark. Dilaksanakan pada Minggu-Kamis (17-21/5/2026).
Di sejumlah artikelnya, Rifaldy mencatut nama ibunya, Elfiany Syafruddin, dengan afliasi UMB tanpa izin. Padahal, Elfiany bukan sivitas akademik UMB.
“Kami masih menunggu kedatangan Rifaldy untuk melakukan klarifikasi,” kata Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UMB Ilmar Andi Achmad kepada fajar.co.id, Jumat (29/5/2026).
Ilmar mengatakan pihaknya sudah berkomunikasi dengan Rifaldy, melalui Elfiany menggunakan sambungan telepon seluler.
“Jadi untuk sementara, kami masih menunggu Rifaldy darang ke Bulukumba, untuk melakukan klarifikasi. Karena janjinya datang ke Bulukumba secepatnya,” terangnya.
Saat ini, Rifaldy, kata Ilmar, mengatakan akan menyelesaikan urusannya dengan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) terlebih dahulu. Mengingat tim Rifaldy juga mencatut nama UNY dalam sejumlah artikelnya.
Meski begitu, Ilmar meminta agar Rifaldi segera datang ke Bulukumba. Dia mengatakan pihaknya berharap Rifaldy datang pekan ini.
“Jika belum, maka kita akan mengambil langkah hukum sesuai prosedur yang ada,” ucapnya.
Ilmar bilang, pihaknya masih konsisten dengan somasi yang dilakukan. Semua artikel yang dipublis tim Rifaldy dengan mencatut nama UMB harus dicabut.
“Untuk somasi, tetap kami konsisten. Bahwa semua abstrak yang dipublish itu harus ditarik, yang mencatut nama Universitas Muhammadiyah Bulukumba,” pungkas Ilmar.
Klarifikasi Elfiany
Diberitakan sebelumnya, Elfiany Syafruddin megaku tak tahu namanya muncul dalam artikel ilmiah yang mencatut UMB sebagai afiliasi. Dia bilang, semua itu pekerjaan anaknya.
“Yang saya tahu. Anak saya melakukan penelitian, konferensi… Setelah saya konfirmasi anak saya, dia bilang “memang ibu saya pakai namata”. Tapi saya tidak tahu, tidak tahu apapun dalam hal ini,” kata Elfiany.
Elfiany mengatakan, namanya dicatut sudah sejak tahun 2024 dengan afiliasi UMB di dalam berbagai artikel ilmiah yang dikerjakan oleh anaknya.
“Saya tanya anak saya, dia bilang catut nama saya sebagai mahasiswa UMB itu 2024 sampai 2025,” terangnya.
Meski begitu, dalam konferensi yang di Demark, Elfiany bilang namanya tidak ada dalam artikel.
Source link
