News

Gus Hilmi Dukung IKM Laporkan Abu Janda ke Polisi: Siapa pun Bekingannya Harus Sama di Mata Hukum



PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Ikatan Keluarga Minang (IKM) disebut tengah menyiapkan langkah hukum ke Mabes Polri, karena menganggap ucapan Abu Janda sebagai kekeliruan besar yang menyesatkan. Langkah itu mendapat dukungan dari Cendekiawan Nahdlatul Ulama (NU), Gus Hilmi Firdausi.

Ia menegaskan dukungannya agar kasus tersebut diproses secara hukum dan mendapat perhatian aparat penegak hukum. Gus Hilmi menganggap keresahan masyarakat terkait pernyataan Abu Janda perlu ditindaklanjuti secara serius.

Karena itu, ia berharap laporan yang disiapkan IKM dapat segera diproses oleh pihak kepolisian. “Saya dukung pelaporan ini,” ujar Gus Hilmi dikutip fajar.co.id, Senin 25 Mei 2026.

Ia juga meminta aparat penegak hukum mendengar aspirasi masyarakat yang merasa keberatan atas pernyataan tersebut. “Semoga aparat penegak hukum mendengar keresahan masyarakat dan segera mengambil tindakan untuk Abu Janda,” lanjutnya.

Lebih jauh, Gus Hilmi juga menyinggung soal penegakan hukum yang menurutnya harus berlaku sama kepada siapa pun. Ia menegaskan tidak boleh ada perlakuan berbeda meski seseorang dianggap memiliki dukungan atau bekingan. “Siapapun bekingannya, harusnya semua sama di mata hukum,” tegasnya.

Seperti diketahui, pernyataan pegiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda kembali memicu polemik di tengah masyarakat. Kali ini, ucapannya menyebut Sumatera Barat sebagai wilayah intoleran hingga barbar mendapat respons keras dari Ikatan Keluarga Minang (IKM).

Tidak tinggal diam, Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Minang (DPP IKM) kini tengah menyiapkan langkah hukum dan mempertimbangkan membawa persoalan tersebut ke Mabes Polri.

Jadwalkan Lapor ke Mabes Polri Besok

Sekretaris Jenderal DPP IKM, Braditi Moulevey Rajo Mudo mengatakan pihaknya saat ini sedang melakukan kajian hukum terhadap video pernyataan Abu Janda yang beredar di publik.

Menurut pria yang akrab disapa Levi itu, tim hukum IKM sedang menggelar rapat untuk menentukan langkah lanjutan. “Memang terkait rencana untuk melaporkan Abu Janda ke pihak berwajib itu lagi dikaji di Departemen Hukum sore ini karena baru rapat,” ucap Braditi dikutip dari Jawapos.

Ia menyebut jika hasil rapat memutuskan menempuh jalur hukum, maka laporan akan segera diajukan ke Mabes Polri. “Dan jika nanti akan mengambil langkah hukum, insyaallah besok kita akan bikin laporan ke Mabes Polri,” katanya.

Levi menganggap ucapan Abu Janda soal Sumatera Barat sangat tidak pantas dan berpotensi menyesatkan publik. Ia menegaskan tudingan bahwa masyarakat Sumbar anti-Kristen atau tidak toleran terhadap nonmuslim merupakan kekeliruan besar.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *