Anaknya Disandera Zionis Israel, Ibu Ini Ketuk Hati Nurani Presiden Prabowo: Tolong Bapak Selamatkan Anak Saya

PORTALUTAMA.NET, MAKASSAR — Sutrawati Kaharuddin (52), ibunda dari aktivis kemanusiaan asal Belopa, Kabupaten Luwu bernama Andi Angga Parasadewa (32), yang disandera oleh pasukan Israel mengetuk hati nurani Presiden Prabowo Subianto.
Khawatir terjadi sesuatu yang tidak diinginkan terhadap anaknya, Sutrawati berharap Prabowo bisa memberikan bantuan. Apalagi, Prabowo terbilang dekat dengan pimpinan negara Israel yang juga tergabung dalam Board of Peace gagasan Amerika Serikat.
“Saya meminta tolong kepada pemerintahan bapak presiden Prabowo untuk menyelamatkan rakyatnya, anak saya Angga,” ujar Sutrawati saat ditemui di kediamannya, Jalan Yusuf Dg Ngawing, Makassar, Selasa 19 Mei 2026.
Anaknya berlayar jauh dari tanah air demi membawa bantuan kemanusiaan yang dikirim Lembaga Kemanusiaan Rumah Zakat, Sutrawati sangat berharap Prabowo memberikan perhatiannya. “Saya minta tolong agar diselamatkan karena anak saya bukan teroris yang membawa senjata,” ucapnya.
“Anak saya ini kan hanya membawa bantuan kemanusiaan berupa makanan dan obat-obatan. Jadi saya mohon sekali bapak presiden selamatkan anak saya,” tambahnya.
Ditawan Militer Israel
Berdasarkan informasi yang didapatkan fajar.co.id, Andi Angga merupakan alumni Pesantren IMMIM (IAPIM 2011-2016) dan bergabung dengan relawan untuk Palestina.
Kabarnya, Andi Angga tergabung dalam aktivis kemanusiaan Global Peace Convoy Indonesia (GPCI). Nahasnya, saat membawa bantuan kemanusiaan bersama para relawan, mereka diculik zionis Israel.
“Kapal mereka ‘Josef’, milik misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) yang membawa bantuan untuk Gaza, oleh militer Israel ditawan dan penumpangnya diculik di perairan internasional Mediterania, Senin (18/5/2026),” tertulis pada keterangan yang beredar.
Melihat data pelacakan kapal (vessel tracker) sebelum komunikasi terputus total, Kapal Josef yang mereka tumpangi diintersep oleh tentara Israel pada koordinat LAT 34.55174 / LNG 31.03168.
“Andi Angga sempat mengirim pesan darurat (SOS) menegaskan bahwa dirinya diculik di wilayah laut lepas saat menjalankan misi perdamaian dunia,” lanjut keterangan tersebut.
Berangkat Lewat Jalur Laut dari Turki
Sutrawati mengatakan Andi Angga berangkat menuju Gaza melalui jalur laut dari Marmaris Cruise Port, Turki, bersama puluhan kapal lain yang tergabung dalam misi kemanusiaan internasional.
“Anak saya itu kan berangkat ke Gaza lewat jalur laut dari Turki di Marmaris (Cruise Port), terus ada 56 kapal, infonya begitu 56 kapal,” ujar Sutrawati kepada awak media, Selasa 19 Mei 2026.
Source link
