Fakta-fakta Aktivis Asal Sulsel Andi Angga Diduga Diculik Israel, Pesan Terakhir Bikin Haru

PORTALUTAMA.NET, MAKASSAR – Kabar dugaan penangkapan aktivis kemanusiaan asal Belopa, Kabupaten Luwu, Andi Angga Parasadewa, oleh pasukan Israel saat menjalankan misi kemanusiaan menuju Gaza membuat keluarganya diliputi kecemasan.
Ibunda Andi Angga, Sutrawati Kaharuddin (52), mengaku mulai merasakan firasat buruk setelah komunikasi dengan putranya tiba-tiba terputus di tengah pelayaran misi Sumud Global Flotilla.
Saat ditemui awak media di Jalan Yusuf Dg Ngawing, Makassar, Sutrawati menceritakan detik-detik terakhir dirinya berkomunikasi dengan sang anak sebelum muncul kabar dugaan intersepsi oleh pasukan Israel.
Berangkat ke Gaza Lewat Jalur Laut dari Turki
Sutrawati mengatakan Andi Angga berangkat menuju Gaza melalui jalur laut dari Marmaris Cruise Port, Turki, bersama puluhan kapal lain yang tergabung dalam misi kemanusiaan internasional.
“Anak saya itu berangkat ke Gaza lewat jalur laut dari Turki, di Marmaris Cruise Port. Informasinya ada 56 kapal yang ikut dalam rombongan,” ujar Sutrawati kepada awak media, Selasa (19/5/2026).
Di tengah perjalanan, rombongan kapal disebut mengalami gangguan sebelum mencapai wilayah perairan tujuan.
“Di perjalanan itu, sebelum sampai sekitar 250 mil laut, ada kabar ditangkap oleh zionis Israel,” ucapnya.
Sutrawati mengaku mulai dihantui rasa khawatir setelah pesan WhatsApp yang dikirim kepada putranya tidak lagi mendapat balasan.
Ia menyebut komunikasi terakhir dengan Andi Angga terjadi sekitar pukul 15.00 WITA.
“Waktu putus kontak itu sekitar jam 3 sore. WhatsApp-nya sudah centang satu. Di situ saya mulai curiga dan khawatir,” tuturnya.
Sebelum komunikasi terputus, Sutrawati sempat mengingatkan Andi Angga agar terus berdoa dan memperbanyak istighfar selama menjalankan misi kemanusiaan tersebut.
“Saya bilang, ‘Kakak, bunda khawatir. Hati-hati di sana, istighfar terus,’” ungkapnya.
Biasanya, kata Sutrawati, pesan tersebut selalu dibalas oleh putranya.
“Tapi waktu itu sudah tidak ada jawabannya lagi. WhatsApp-nya cuma centang satu sejak jam 3 sore,” lanjutnya.
Pesan Terakhir Andi Angga Sebelum Hilang Kontak
Menurut Sutrawati, Andi Angga sebelumnya sempat menitipkan pesan kepada adiknya terkait kemungkinan terburuk yang bisa terjadi selama misi berlangsung.
Ia mengatakan putranya sudah memahami berbagai risiko dalam perjalanan menuju Gaza.
“Dia pesan sama adiknya, bilang nanti sampaikan ke bunda kalau jangan kaget kalau sudah tidak bisa dihubungi. Berarti saya sudah buang HP ke laut,” beber Sutrawati.
Tak lama setelah komunikasi terputus, video dugaan intersepsi terhadap rombongan kapal mulai beredar di media sosial.
“Tiba-tiba muncul video itu. Saya langsung bilang, ‘Ya Allah, ini anakku sudah diculik sama zionis Israel’,”ucapnya dengan suara bergetar.
Source link
