News

Selidiki Dugaan Pelecehan Oknum Guru SD di Pangkep, Polisi: Video Jarak Jauh Tidak Bisa Kita Pastikan



PORTALUTAMA.NET, PANGKEP — Viral di Media Sosial (Medsos), video dugaan pelecehan yang diduga melibatkan oknum guru Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep).

Berdasarkan kabar yang beredar, dugaan pelecehan ini terjadi ketika korban dan teman-temannya sementara mengikuti jam pelajaran olahraga.

Kasat Reskrim Polres Pangkep, AKP Abd Halim, mengatakan bahwa hingga Minggu 17 Mei 2026, keluarga korban belum membuat laporan secara resmi.

“Belumpi (melapor keluarga korban),” ujar Halim kepada fajar.co.id, Minggu siang.

Sekadar diketahui, laporan korban ke polisi sangat penting karena menjadi dasar hukum resmi (Laporan Polisi) untuk memulai penyelidikan dan penyidikan tindak pidana.

Meskipun demikian, Halim menegaskan bahwa pihaknya tetap melakukan penyelidikan untuk menggali informasi awal.

“Iya, sudah melakukan penyelidikan walaupun tidak melapor, kita pastikan juga bahwa apakah ada yang terjadi,” Halim menuturkan.

“Cuma masalahnya itu orangtuanya nda mau melapor dan bungkamki. Tidak mau memberikan keterangan, dia bilang tidak ada pak kejadian begitu,” tambahnya.

Untuk memastikan dugaan tindakan tercela itu, Halim mengatakan bahwa pihaknya melakukan penyelidikan dari luar terlebih dahulu.

“Kita harus menyelidiki dari luar untuk masuk ke dalam,” imbuhnya.

Kepala Sekolah dan Guru-guru Diperiksa

Lebih lanjut, Halim menerangkan bahwa hingga saat ini pihaknya telah memeriksa sejumlah pihak untuk membuat terang perkara tersebut.

“Hanya tanya jawab dulu, hanya interogasi dulu, kalau memang dia masuk ada keterangan yang dianggap (menjadi petunjuk) yah kita BAP. (Termasuk Kepala Sekolah dan guru?) Iya,” terangnya.

Mengenai video 27 detik yang diduga terekam detik-detik pelecehan oknum guru, Halim memilih tidak berspekulasi terlalu jauh.

“Itu mi nda tahu itu, katanya (ada). Kalau video dari jarak jauh kita nda bisa pastikan,” tandasnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikbud Kabupaten Pangkep, Syamsir mengaku sudah memanggil pihak sekolah untuk menjelaskan beredarnya video dengan narasi dugaan pelecehan terhadap murid salah satu SD di Pangkep.

“Kami sudah panggil pihak sekolah untuk dimintai keterangan dan sudah dijelaskan bahwa tidak benar demikian terkait isi dalam video yang berisi pelecehan itu tidak benar,” katanya, Sabtu (16/5/2026).

Untuk mencegah terulangnya kejadian yang sama, Disdikbud Pangkep akan memperketat SOP terkait batasan kontak fisik guru dengan siswa khususnya terkait mata pelajaran olahraga.

“Kami menyikapi hal ini dengan menerbitkan surat edaran khusus. Di dalamnya diatur jelas mana kontak fisik yang diperbolehkan dan mana yang dilarang. Semua demi mewujudkan marwah pendidikan yang seutuhnya,” jelasnya.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *