News

Dompet Dhuafa Sukseskan Program Jantara Bagi Penerima Manfaat, Guna Dongkrak Perekonomian


PORTALUTAMA.NET, JAWA TENGAH – Dompet Dhuafa hadir menyapa masyarakat Jawa Tengah tepatnya di desa Tolokan, kecamatan Getasan, kabupaten Semarang, melalui program Jantara (jaringan tani ternak nusantara) diberikan kepada sipenerima manfaat guna tingkatkan perekonomian. Pada tahun 2025 program berjalan diawali inspirasi 50 domba sebagai tombak perjalanan serta bagaimana berternak berguna bagi si penerima manfaat. Kehadiran Jantara menjadi pilihan Dompet Dhuafa sebagai badan Filantropy guna menyalurkan berupa peternakan domba dengan kualitas tinggi dan unggulan yang selanjutnya menjadi wadah percontohan adanya pengembangan dari program yang sedang dan sudah berjalan.

“Dalam penjelasan dihadapan awak media, desa Tolokan dipilih sebagai lokasi program pilihan dampingan Dompet Dhuafa, karena ingin mengangkat derajat tingkat hidup layak dan peningkatan perekonomian serta menjadikannya mandiri dalam mengelola peternakan secara berkelanjutan, menjadi peternak mitra mandiri, juga dengan program lain tersebut peternak mendapatkan pendampingan secara intensif mulai dari pengelolaan kandang, kesehatan ternak, pemberian pakan hingga strategi memasarkanya”. Ujar Zaini Tafrikhan selaku ketua Dompet Dhuafa cabang Jawa Tengah.

Kepercayaan dan saling mendukung menghasilkan pemerataan yang bisa dirasakan sekitaran lingkungan yang selama ini tidak pernah terjamah dan kurang mendapatkan perhatian ikut merasakan daging hasil potongan hewan kurban ditahun 2026 ini. Oleh karenanya bersama awak media diacara press touring “ The Kurban Series 1447 H “, dengan semangat bersama mendukung program unggulan Dompet Dhuafa dalam menciptakan pemberdayaan penguatan perekonomian secara menyeluruh.

Pengembangan dari program yang sudah berjalan ini, para peternak diberikan kepercayaan oleh pihak pemberi manfaat untuk memelihara domba dengan pemberian pakan dari pihak Farm Dompet Dhuafa agar hasil ternakanya berkualitas dan mempunyai bobot berat ideal sebagai bahan ternakan yang siap menjadi hewan kurban, pun demikian dari program ini ditunjang oleh dinas kesehatan peternakan desa setempat, dan dengan penempatan dokter hewan sebagai pengawas agar hewan menjadi sehat dan jauh dari PMK (penyakit mulut dan kuku). Dalam penegasannya program tersebut peternak juga mendapatkan pendampingan secara intensif mulai dari pengelolaan kandang, kesehatan ternak, pemberian pakan hingga strategi memasarkanya.

Sementara itu pendapingan dari puskeswan drh.Hermanto menyapaikan, kesehatan hewan sangatlah penting dan dan cukup terawat, namun ditekankan agar peternak tetap mewaspadai akan timbulnya penyakit PMK pada domba dan cara pencegahannya dengan pemberian vaksinasi dini secara khusus di wilayah desa Tolokan. (*)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *