Eks Guru Mengaji Prabowo Blak-blakan Soal Kritikan Amien Rais: Curiga Titipan Masa Lalu

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA – Aroma ketegangan politik kembali berembus. Ustaz Idrus Sambo, akhirnya blak-blakan mengungkap alasan di balik kritik keras Amien Rais terhadap pengaruh kuat Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya, di lingkungan Istana.
Sosok yang dikenal sebagai mantan guru mengaji Presiden Prabowo Subianto saat di Yordania ini menilai, kegelisahan Amien Rais bersumber dari dinamika kekuasaan yang dianggapnya mulai tidak sehat.
Dalam wawancara di kanal YouTube Forum Keadilan TV, pada Rabu (6/5/2026), Ustaz Sambo menyebut Amien Rais sejak awal meragukan landasan pengangkatan Teddy sebagai Seskab.
Aspek kepangkatan militer hingga proses penempatan Teddy di posisi strategis tersebut dinilai menabrak logika birokrasi yang ada.
“Pak Amien melihat ada hal yang menurut beliau tidak logis ketika Pak Prabowo menempatkan sosok seperti Teddy di posisi itu,” ungkap Sambo yang juga menjabat Sekretaris Majelis Syuro Partai Ummat.
Kecurigaan ‘Titipan’ Masa Lalu
Lebih jauh, Sambo mengungkapkan adanya kecurigaan bahwa Teddy merupakan figur yang sengaja “ditanam” oleh mantan Presiden Joko Widodo. Hal ini dikaitkan dengan rekam jejak Teddy yang pernah menjabat sebagai ajudan Jokowi sebelum beralih mendampingi Prabowo saat menjabat Menteri Pertahanan.
Amien Rais khawatir kehadiran Teddy berfungsi sebagai perpanjangan tangan pengaruh lama di lingkaran inti kekuasaan saat ini.
Filter Informasi yang Menutup Celah Tokoh Kritis
Kekhawatiran Amien Rais bukan tanpa alasan. Teddy disebut-sebut memiliki peran sentral sebagai penyaring arus komunikasi ke Presiden Prabowo. Dampaknya, suara-suara kritis dari tokoh-tokoh senior yang telah lama mendampingi Prabowo kini dirasa sulit menembus “dinding” istana.
Sambo menegaskan bahwa serangan verbal Amien Rais terhadap Teddy adalah langkah yang terukur, bukan sekadar luapan emosi sesaat.
“Semua itu saya kira sudah dipikirkan dengan sangat serius. Pak Amien sengaja bicara terbuka agar peringatan yang selama ini diabaikan bisa benar-benar sampai ke telinga Presiden,” tegasnya.
Pantang Mundur dan Siap Hadapi Konsekuensi
Ternyata, “peringatan dini” ini sudah dilontarkan Amien Rais sejak awal Februari 2026 melalui video yang viral dan ditonton ratusan ribu orang. Namun, karena merasa tidak mendapat respons, kritik pun kini semakin dipertajam.
Hingga saat ini, Amien Rais ditegaskan tidak akan menarik ucapannya, apalagi meminta maaf. Mantan Ketua MPR RI itu disebut telah menyiapkan diri menghadapi segala konsekuensi hukum demi keyakinannya.
Bagi Amien Rais, pencopotan Teddy dari kursi Sekretaris Kabinet adalah harga mati demi menjaga kemurnian arah pemerintahan dan keselamatan bangsa ke depan. (bs-sam/fajar)
Source link
