Absen di Piala Dunia 2026? Ini Dia Sanksi Baru FIFA untuk Prestianni Usai Skors UEFA
PORTALUTAMA.NET – Gelandang serang Benfica, Gianluca Prestianni, mendapat sanksi dari UEFA setelah dituduh melakukan tindakan rasis terhadap Vinicius Jr. dalam laga Liga Champions. Hukuman yang dijatuhkan berupa larangan tampil selama enam partai, dengan tiga di antaranya bersifat percobaan alias ditangguhkan untuk masa dua tahun. Satu laga sudah dijalani pada leg kedua di Madrid, sehingga masih tersisa dua pertandingan yang harus dijalani.
Komite Disiplin FIFA mengakui adanya permintaan terkait insiden ini. Dalam Kongres FIFA ke-76 di Vancouver, IFAB menggelar pertemuan khusus yang melahirkan apa yang disebut sebagai ‘Hukum Prestianni-Vinicius’, berdasarkan Pasal 70 Kode Disiplin FIFA. Hal itu disampaikan sumber dari induk sepak bola dunia kepada media Doble Amarilla.
Setelah insiden di Lisbon, di mana pemain Brasil tersebut melaporkan perilaku rasis yang dilakukan Prestianni, kini ada putusan yang berdampak pada masa depan pemain tim nasional Argentina itu. Prestianni sempat dipanggil oleh pelatih Lionel Scaloni untuk dua uji coba pada Maret lalu yakni melawan Mauritania (27/3/2026) dan Zambia (31/3/2026), namun hanya di bangku cadangan saat melawan Zambia.
Scaloni memberikan dukungan dengan memanggilnya lagi di jeda internasional FIFA terakhir sebelum pengumuman skuad final 30 Mei. Selain itu, pelatih Benfica, José Mourinho, juga memberi komentar setelah sanksi UEFA diumumkan.
Prestianni akhirnya buka suara pasca-kontroversi dengan Vinicius. “Saya bukan dan tidak akan pernah rasis hingga mereka menghukum saya tanpa bukti,” katanya.
Ia mengaku sakit hati karena dituduh melakukan hal yang tak pernah ia lakukan. “Saya tenang karena orang-orang terdekat tahu siapa saya sebenarnya,” ujar gelandang Albiceleste itu.
Ia pun berterima kasih atas dukungan federasi dan rekan-rekan setimnya. Ia juga mengecam UEFA. Lebih lanjut, ia menyinggung pernyataan Kylian Mbappé, “Saya disebut rasis, padahal saya tidak pernah dan tidak akan rasis. Niat saya membuktikannya di lapangan, tapi mereka tidak memberi kesempatan,” sebutnya.
Prestianni terancam absen di awal Piala Dunia 2026 setelah FIFA memperluas hukuman larangan bermain enam laga dari UEFA menjadi berlaku secara global. “Sesuai Pasal 70 Kode Disiplin FIFA, komite disiplin memutuskan untuk memperluas sanksi enam pertandingan yang dijatuhkan UEFA kepada Gianluca Prestianni agar berlaku di seluruh dunia,” kata Juru Bicara FIFA yang dikutip AFP, Rabu (6/5).
Hukuman awal dari UEFA dijatuhkan setelah Prestianni dituduh mengucapkan kata-kata rasis kepada bintang Real Madrid, Vinicius Junior, dalam laga playoff Liga Champions Februari lalu. Madrid menang 1-0 atas Benfica.
Source link
