Cholil Nafis Sentil Pernyataan Presiden Prabowo terkait ‘Kabur ke Yaman’

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyinggung tren ‘kabur aja dulu’ hingga mengaitkannya dengan Yaman menuai respons dari Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Cholil Nafis.
Cholil menyinggung pentingnya kehati-hatian dalam menyampaikan pernyataan kepada publik, terutama yang berkaitan dengan simbol dan nilai keagamaan.
Cholil menganggap ungkapan yang mengaitkan Yaman dalam konteks tersebut kurang tepat jika disampaikan di ruang publik.
“Kabur ke Yaman? kata yang tak bijak disampaikan ke publik,” ujar Cholil dikutip fajar.co.id, Minggu (3/5/2026).
Ia mengingatkan bahwa setiap pernyataan memiliki dampak, terlebih jika berkaitan dengan wilayah yang memiliki makna religius.
Lebih jauh, Cholil menjelaskan bahwa Yaman memiliki kedudukan khusus dalam tradisi Islam. “Yaman itu diabadikan di sudut Kakbah yang disebut Rukun Yamani,” tukasnya.
Bagi dia, makna tersebut tidak sekadar geografis, tetapi juga mengandung nilai simbolik yang mendalam.
Warisan Iman dan Hikmah
Cholil menambahkan, arah Yaman juga memiliki nilai historis dan spiritual dalam perjalanan Islam. “Ini bukan hanya sudut Ka’bah yang menghadap Yaman, tapi juga membawa resonansi makna,” Cholil menuturkan.
“Dari arah itulah datang warisan iman yang lembut, hikmah, dan tradisi zuhud,” tandasnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto kembali mencuri perhatian publik usai menyampaikan pidato dalam agenda groundbreaking 13 proyek hilirisasi nasional tahap II di Kabupaten Cilacap, Rabu (29/4/2026).
Dalam sambutannya, Prabowo menyinggung dua istilah yang sempat ramai di media sosial. Di antaranya ‘Indonesia Gelap’ dan ‘kabur aja dulu’.
Sentil Tagline Indonesia Gelap
Prabowo menanggapi narasi pesimistis mengenai kondisi Indonesia yang kerap digaungkan sebagian pihak.
Orang nomor satu di Indonesia ini menegaskan, anggapan bahwa Indonesia berada dalam kondisi gelap merupakan pandangan yang keliru.
“Indonesia gelap. Matanya burem (bilang) Indonesia gelap,” ujar Prabowo.
Lebih jauh, ia menekankan pandangannya mengenai kondisi bangsa saat ini. “Indonesia terang,” tegasnya.
Tanggapi Tren ‘Kabur Aja Dulu’
Selain itu, Prabowo juga menyinggung tren ‘kabur aja dulu’ yang juga kerap muncul di ruang digital sebagai bentuk sindiran terhadap situasi dalam negeri.
Dengan nada menyindir, ia mempersilakan pihak yang ingin pergi meninggalkan Indonesia.
“Ada yang mau kabur, kabur aja. Kau kabur aja ke sana,” Prabowo menuturkan.
“Mungkin ada yang mau kabur ke Yaman, silakan, mau kabur ke mana,” tambahnya.
Prabowo mengajak masyarakat melihat kondisi global secara lebih luas. Ia menganggap Indonesia saat ini termasuk negara yang aman dibanding banyak negara lain.
Source link
