Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Perketat Regulasi Kartu Merah

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Jelang berlangsungnya Piala Dunia 2026, ada regulasi baru persoalan kartu merah yang akan diterapkan.
Hal ini menyusukan keputusan mayoritas anggota FIFA menyetujui aturan baru soal kartu merah.
Dimana, peraturan diperbarui saat ini setelah evaluasi FIFA. Dua kejadian kontroversial ini jadi alasan penerapan aturan baru yang akan diterapkan di Piala Dunia 2026.
Dewan International Football Association Board (IFAB) berkumpul untuk menyempurnakan aturan permainan. Para pembuat regulasi sepak bola itu sepakat untuk memperketat sanksi terhadap perilaku yang dianggap tidak pantas di lapangan.
Perubahan aturan ini berfokus pada upaya menekan tindakan diskriminatif. Pemain kini berisiko langsung diusir jika melanggar ketentuan yang sudah diperbarui tersebut.
Adapun untuk larangan merupakan respon untuk menutup mulut saat berdebat tidak muncul begitu saja.
“Atas kebijaksanaan penyelenggara kompetisi, setiap pemain yang menutupi mulutnya dalam situasi konfrontatif dengan lawan dapat disanksi dengan kartu merah,” bunyi pernyataan resmi IFAB.
Pernyataan Presiden FIFA
Melalui Presiden FIFA, Gianni Infantino pun yang memberikan desakan untuk adanya perubahan aturan. Ini juga respon atas insiden penghinaan yang diterima Vinicius Junior.
Gianni membela aturan baru ini sebagai langkah yang punya efek kuat untuk mencegah pelanggaran.
“Kalau kamu tidak menyembunyikan apa-apa, kamu tidak perlu menutup mulut saat berbicara. Sesederhana itu,” kata Infantino.
“Jika seorang pemain menutup mulutnya dan mengatakan sesuatu yang berdampak rasis, maka dia jelas harus dikeluarkan dari lapangan.”
Source link
