Presiden Prabowo Janji Evaluasi Total Sistem Keselamatan Perkeretaapian, Korban Tewas KRL Capai 14 Orang

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA – Presiden RI, Prabowo Subianto menegaskan pemerintah segera membuka penyelidikan menyeluruh, terkait insiden tabrakan antara KA jarak jauh Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, pada Senin (27/4) malam.
Pernyataan ini disampaikan Presiden usai melayat dan menjenguk para korban yang masih menjalani perawatan di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid, Bekasi, Jawa Barat, pada Selasa pagi.
“Kami akan segera melakukan investigasi untuk mengetahui secara persis bagaimana kejadiannya,” ujar Prabowo dalam siaran langsung kanal YouTube Sekretariat Presiden.
Menurut Presiden, investigasi ini penting untuk mengungkap akar penyebab kecelakaan yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa tersebut.
Dalam kunjungannya, Prabowo menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas musibah ini. Ia juga memerintahkan agar semua korban luka mendapatkan perawatan maksimal hingga benar-benar pulih.
Pemerintah, lanjutnya, juga akan menggelar evaluasi total terhadap sistem keselamatan perkeretaapian nasional guna mencegah terulangnya kejadian serupa di kemudian hari.
“Secara umum, kami melihat banyak lintasan kereta yang tidak dijaga. Ini akan segera kami benahi,” tegasnya.
Presiden memastikan bahwa seluruh korban mendapat pelayanan medis terbaik. Ia juga memberikan dukungan moril kepada pasien dan anggota keluarga yang terdampak.
Di tempat yang sama, Presiden menerima laporan langsung dari jajaran terkait mengenai perkembangan penanganan pasca-insiden. Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menuntaskan penanganan kecelakaan ini dengan cepat, tepat, dan menyeluruh.
Source link
